Berulang Kali Memalak, Preman Kampung Ditangkap Polres Magelang

30

MAGELANG-JATENG, BERITAANDASeorang preman kampung yang meresahkan masyarakat Mertoyudan berhasil ditangkap Polres Magelang. Pelaku merupakan residivis yang sering membuat onar di kampungnya.

Kapolres Magelang melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Alfan, SIK menyebutkan, hasil operasi premanisme yang dilaksanakan kami diantaranya menangkap preman kampung yang sering memalak warga di wilayah Mertoyudan dan sekitarnya.

“Yang kita tangkap berinisial DAES alias Ponyol (30), warga Lingkungan Pandansari, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Mertoyudan,” ujarnya, Ahad (13/6).

Ia menambahkan, korban dalam kejadian adalah Galih Khilmawan Budi Pamungkas (25), warga Dusun Bayanan, Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Magelang. “Saudara Galih merupakan penjaga malam di sebuah tempat cucian mobil yang menjadi sasaran aksi tersangka DAES,” jelasnya.

Alfan menerangkan pada Sabtu (5/6) sekira pukul 23.30 WIB, korban sedang melakukan tugas jaga malam di tempat cucian mobil di Dusun Bayanan.

Lalu, sekira pukul 23.30 WIB, tiba-tiba tersangka datang dan mendobrak pintu langsung mencari saksi Niko Saputro yang biasa jaga malam tempat cucian mobil tersebut.

Karena tidak ketemu yang dicari, tersangka mengambil paksa uang R 200.000, dan meminta handphone (HP) korban, namun tidak diberikan oleh korban. Kemudian tersangka menganiaya korban dan mengambil HP milik korban sambil mengancam .

“Seketika korban lari meminta bantuan tetangga sekitar, namun tersangka langsung kabur. Atas kejadian yang dialaminya, korban melapor ke Polsek Mertoyudan,” terang Alfan.

Mendapat laporan dari korban, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka di rumahnya, Selasa (8/6). Selain itu petugas juga menyita barang bukti (BB) berupa 1 (satu) buah HP merk Xiaomi Poco M3 warna hitam.

“Tersangka adalah seorang residivis, dan sudah beberapa kali melakukan tindakan premanisme serta dikenal preman kampung yang meresahkan masyarakat,” pungkas Alfan. [Faisal]

Bagaimana Menurut Anda