Baru Sehari Menikah, Susanto Larikan Ponsel Sang Istri

47

PALEMBANG, BERITAANDA – Dengan modus menikahi seorang janda, Susanto alias Jimy (40) warga Jalan Tembok Baru, Kecamatan Senerang Ulu (SU) II Palembang ini, membawa kabur ponsel korban yang baru sehari dinikahinya.

Akibatnya, pelaku harus berurusan dengan anggota Buser Polsek Kertapati Palembang, yang diamankan pada saat hendak makan di daerah Kertapati Palembang sekitar pukul 11.00 WIB.

“Benar anggota kita mengamankan pelaku pencurian ponsel milik istrinya sendiri, dimana pelaku baru menikahi korban Siti (43). Sehari setelah itu, pelaku membawa lari ponsel korban,” ujar dia.

Ia menjelaskan bahwa pelaku menikahi istrinya di bawah tangan. “Pelaku ini mengenal korban dari media sosial (medsos) grup i MTS (Menjalin Tali Silaturahmi) janda-duda,” katanya, Senin [22/3].

Sehingga pada 28 Februari sekitar pukul 20.00 WIB, di rumah korban dilangsungkan pernikahan antara korban dan pelaku, dengan mas kawin berupa uang sebesar Rp 50.000.

Setelah melaksanakan akad nikah, pelaku tidur bersama. Sekitar pukul 04.00 WIB, pelaku membangunkan korban dan pamit mau pulang ke Pulau Bangka.

“Namun dari keterangan korban ke kita, sekitar pukul 06.00 WIB keesokan harinya korban hendak menelpon pelaku dan ternyata ponsel milik korban tidak ada, dan ketika mau meminjam ponsel milik anak juga tidak ada,” aku dia.

Lanjut dia mengatakan, dari laporan itulah saat anggota Polsek Kertapati Palembang sedang melakukan patroli mendapati pelaku, dan melakukan penangkapan,” ungkapnya.

Dari hasil interogasi yang dilakukan, pelaku sudah melakukan aksi ini sebanyak empat kali. “Dari keterangan yang kita peroleh, pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak empat kali,” tambahnya.

Sementara itu, pelaku berdalih tidak melakukan aksi pencurian ponsel milik istrinya sendiri. “Saya hanya meminjam ponsel istri saya, karena ponsel saya habis baterai dan istri saya mengetahui kalau saya hendak ke Bangka,” bebernya.

Namun saat istrinya lengah, ia membawa kabur kedua ponsel milik korban. “Saya mengenal korban dari grup medsos yang berujung pernikahan di bawah tangan,” tukasnya. [Febri]

Bagaimana Menurut Anda