Aspal Dibongkar, Pengerjaan Proyek Jalan Ini Tuai Kritikan

208
Tampak alat berat sedang mengikis aspal untuk dilapisi batuan agregat, Selasa (8/9/2020).

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Jalan lintas provinsi di beberapa titik mulai kembali diperbaiki dengan cara diaspal ulang, dan tampak kini mulai kembali mulus. Termasuk juga yang berada di Desa Tebedak I Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang saat ini dalam pengerjaan.

Namun kali ini pemandangan tak biasa terlihat pada pengerjaan proyek jalan yang berada di desa  tersebut. Pasalnya, aspal yang terlihat masih kuat dengan volume yang cukup panjang, dilakukan pembongkaran dengan menggunakan alat berat.

Saat media ini menanyakan hal itu ke salah satu kru dari perbaikan jalan, dia mengatakan memang sengaja dilakukan, sebab nantinya akan dilakukan pelapisan dengan menggunakan batuan agregat.

“Sengaja dilakukan pak, biar nanti tambah kuat. Sebab nanti akan dipasang batu agregat, lalu diaspal ulang. Ini dilakukan di beberapa titik saja,” ucap salah satu pihak tersebut dengan tidak menyebutkan namanya, Selasa (8/9/2020).

Namun adanya pembongkaran aspal-aspal yang dianggap masih kuat itu, menuai kritikan dari warga sekitar pembangunan jalan. Warga menilai pembongkaran aspal itu adalah hal mubazir dan buang – buang uang negara.

“Kenapa ya, aspal masih kuat kok dibongkar. Menurut kami, baiknya dilakukan pelapisan lagi atau penebalan dengan aspal berikutnya. Disayangkan dana perbaikan jalan sebelumnya hilang percuma,” ucap Hamzah, warga Desa Tebedak I.

Terlihat masih kuat, aspal yang terpasang di jalanan area kawasan Payolepah dibongkar.

Meski demikian, pengerjaan proyek yang belum diketahui siapa kontraktornya itu juga memberikan berkah tersendiri bagi warga. Bukan tanpa sebab, pecahan aspal-aspal yang dibongkar bisa mereka mamfaatkan di halaman rumah mereka dan di tempat lainnya.

“Pecahan aspal ini akan kami pasang untuk timbunan di halaman rumah atau jalan – jalan rusak di kampung kami. Lumayan bisa menghemat uang. Jika melakukan pengecoran, tahu sendiri berapa banyak dana yang dikeluarkan,” ujar salah satu warga bernama Edi Rahmat.

Sementara pantauan di lapangan, pengerjaan pembongkaran aspal tersebut sedang dilaksanakan di kawasan Payolepah Desa Tebedak I. Sayangnya, saat BERITAANDA mencari informasi pengerjaan oleh kontraktor mana dan berapa nilai proyek, tidak didapatkan informasi yang jelas. Mengingat papan proyek juga tidak tersedia di seputaran lokasi. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda