4 Poin Ini Harus Diminimalisir Babinsa di OKI

297

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI Letkol Czi Zamroni menegaskan agar para bintara pembina desa (babinsa) yang ada di setiap wilayah teritorialnya menekan empat poin untuk diminimalisir.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri diskusi publik Forum Kajian Ilmiah Syariah Madani dengan tema ‘peran aktif masyarakat dalam mencegah bahayanya peredaran dan penyalahgunaan senjata api rakitan (senpira) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)’ yang di gelar di aula Rumah Makan Abadola Kayuagung, Selasa (25/2/2020).

“Empat poin itu yaitu peredaran narkoba, radikalisme, peredaran senjata ilegal, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Oleh karenanya, setiap babinsa itu saya perintahkan, ini diminimalisir bila perlu tidak ada,” tegasnya.

Terkait kepemilikan senjata ilegal ini, kata dia lagi, termasuk tentang kepemilikan senjata api ilegal. Orang yang memiliki atau membawa senjata api ilegal atau senjata api rakitan (senpira) ini bisa dipastikan bukan orang baik.

“Memang sejatinya setiap orang itu ada niatan mempertahankan diri, tapi ketika di suatu waktu itu menjadi berbeda dengan kepemilikan senpira ini,” ujar dia.

Zamroni menilai, orang yang menguasai senpira ini sebenarnya kurang mengetahui filosofi dari menembak itu sendiri. Karena menurutnya, dengan memiliki senjata api bukan berarti orang tersebut harus menembak terus-menerus.

“Kami (TNI) dibekali senjata, tapi tidak serta-merta kami pengen nembak terus-menerus. Bahkan terkadang untuk berburu saja kami tidak tega. Terkait peredaran senpira ini untuk pencegahan memang semuanya harus berperan,” tandasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda