274 PNS Pemkab Nias Naik Pangkat

162

NIAS-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada 274 pegawai negeri sipil (PNS). Penyerahan secara simbolis dilaksanakan di ruang rapat lantai 3 kantor bupati setempat, Kamis (24/4/2019).

PNS yang naik pangkat berdasarkan jabatan yakni pilihan (struktural) golongan III sebanyak 25 orang, pilihan (fungsional tertentu dan penyesuaian ijazah) terdiri dari golongan III sebanyak 93 orang, dan golongan II sebanyak 12 orang.

Selanjutnya, pelaksana dan penyesuaian ijazah yakni golongan III sebanyak 48 orang, golongan II sebanyak 91 orang, dan golongan I sebanyak 5 orang. Sedangkan untuk golongan IV sebanyak 26 orang sedang diproses di BKD Provinsi Sumatera Utara.

Kepala BKD Kabupaten Nias Marulam Sianturi SE dalam laporannya menjelaskan, maksud dan tujuan pemberian kenaikan pangkat ini untuk memberikan dorongan atau semangat kerja bagi pegawai dalam melakukan aktivitas atau pekerjaan.

“Juga memberikan penghargaan atas prestasi yang telah diraih oleh pegawai terhadap instansi tersebut, serta untuk memberikan kesempatan kepada pegawai dalam mengembangkan karier yang lebih baik,” jelas dia.

Katanya lagi, dari 296 orang PNS khusus golongan ruang III/d ke bawah yang telah mengajukan usulan kenaikan pangkat, berdasarkan hasil penelitian berkas oleh Tim Teknis BKD Kabupaten Nias dan Kantor Regional VI BKN Medan, 22 orang yang tidak memenuhi syarat dengan alasan, 1 (satu) orang meninggal dunia, 1 (satu) orang karena masa kerja dalam golongan belum 4 tahun, 2 (dua) orang karena SK jabatan pelaksanaan/fungsional umum tidak ada, 1 (satu) orang karena belum dibebaskan dari jabatan fungsional, dan 2 (dua) orang karena jumlah penilaian angka kredit jabatan fungsional salah.

Kemudian, 1 (satu) orang karena angka kredit tidak mencukupi untuk usul ke golongan yang lebih tinggi, 4 (empat) orang karena terdapat nilai cukup pada penilaian SKP, seharusnya minimal bernilai baik. Kemudian 4 (empat) orang karena SKP 2 tahun terakhir belum dilampirkan, 1 (satu) orang karena penilaian publikasi ilmiah pada jabatan fungsional tidak sesuai regulasi, 1 (satu) orang karena belum 2 tahun pada eselon sebelumnya, dan 4 (empat) orang tidak ada SK kenaikan jabatan fungsional.

Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM mengatakan, bahwa pada dasarnya kenaikan pangkat merupakan salah satu syarat bagi PNS dalam rangka pengembangan karier sesuai amanat Kepala BKN Nomor 12 Tahun 2002 tentang kenaikan pangkat PNS.

“Kenaikan pangkat ini hendaknya tidak dianggap sebagai hak PNS, akan tetapi harus dimaknai sebagai wujud peningkatan sumber daya aparatur yang dapat diimplementasikan melalui bentuk kedisiplinan dan peningkatan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lanjut Sokhiatulo menyampaikan, bahwa kenaikan pangkat juga diiringi dengan kenaikan gaji PNS.

“Oleh karena itu sesuai dengan PP RI Nomor 15 Tahun 2019 tentang peraturan gaji PNS, maka gaji saudara-saudari telah disesuaikan berdasarkan kenaikan pangkat/golongan ruang sekalian melalui badan pengelola keuangan, pendapatan dan aset daerah (BPKPAD) Kabupaten Nias,” pungkas Sokhiatulo. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda