Yonif 7 Mar Tutup Latihan Uji Nilai Perorangan Dasar TW.I 2019

201

PESAWARAN-LAMPUNG, BERITAANDA – Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir Letkol Mar Kanang Budi Raharjo, M. Tr. (Hanla) secara resmi menutup latihan UNPD dan UNPK TW. I tahun 2019, Kamis (11/4/2019), di lapangan apel Ksatrian Yonif 7 Mar Ketapang Teluk Pandan Pesawaran.

Untuk diketahui, prajurit Yonif -7Mar telah melaksanakan latihan tersebut selama 10 hari, yang diselenggarakan di Yon -7 Marinir, Pantai Klara, Desa Gebang, dan di Piabung Pesawaran

Adapun materi latihan yang telah dilaksanakan oleh Prajurit Yonif -7Mar terbagi dalam beberapa tahap yaitu renang laut, cros cantry, menembak laras panjang, hanmars, dan halang rintang. Seluruhnya telah dilaksanakan dengan lancar.

Komandan Batalyon Infanteri-7 Mar yang juga selaku pimpinan latihan pada upacara penutupan latihan tersebut menyampaikan bahwa, upacara penutupan uji nilai perorangan dasar ini merupakan suatu tanda berakhirnya kegiatan rutin kita, yaitu melaksanakan uji nilai perorangan dasar TW.I tahun 2019 yang bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan perorangan dasar prajurit Anggaraksa Jaladhi Brani Batalyon Infanteri 7 Marinir.

“Dari uji nilai perorangan dasar ini, saya berharap setiap prajurit dapat mengetahui sejauh mana kemampuan kesemaptaan jasmani dan keterampilan dasar pertempuran sebagai prajurit Korps Marinir secara perorangan,” kata dia.

“Selain itu juga prajurit memiliki gambaran dan pemahaman mengenai kemampuan dasar yang diperlukan sesuai kedudukan dalam satuan pelaksana Korps Marinir, dari materi uji nilai perorangan dasar TW. I ini dan dari beberapa latihan yang terpilih dan sudah direncanakan.”

Letkol Mar Kanang Budi Raharjo, M.Tr. (Hanla) pada kesempatan ini menyampaikan, ia selaku Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir mengingatkan jangan melupakan tugas pokok dan jati diri kita sebagai pasukan pendarat Amphibi Korps Marinir.

“Untuk itu selalu pelihara dan asah kemampuan serta naluri tempur perorangan agar selalu siap sedia menghadapi dan melaksanakan penugasan operasi militer perang maupun operasi militer selain perang, yang dipercayakan oleh satuan atas dengan dinamika lapangan yang terus berkembang dan semakin kompleks. Jadikan hasil dari uji nilai perorangan dasar ini menjadi suatu acuan untuk terus memelihara kemampuan dan naluri tempur perorangan prajurit dan menjadikan acuan untuk mengembangkan kemampuan tiap – tiap prajurit,” terang dia.

“Timbulkan rasa tanggung jawab dengan memprioritaskan keselamatan dan keamanan personel maupun material yang pada intinya zero accident, dan kepada para pelatih terimakasih telah memberikan ilmu dan motivasi kepada para prajurit agar prima, semangat dan selalu gembira dalam melaksanakan setiap kegiatan latihan,” pungkas dia. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda