Wabup Aswin Ajak HIPMI Kembangkan Potensi Tapsel

145

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Wakil Bupati Tapanuli Selatan ajak Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) bersinergi dan berkolaborasi dengan pemda, perbankan, dan wirausaha lainnya.

Ajakan itu disampaikan Wabup Aswin Efendi Siregar saat berbicara di acara pelantikan pengurus BPC HIPMI Tapanuli Selatan (Tapsel) masa bakti 2020-2023, di Hotel Mega Permata, Padangsidimpuan, Selasa (22/9/2020).

Mereka yang dilantik oleh Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Sumatera Utara Mazz Reza Pranata diwakili M. Olko Olila Siba yaitu, Ferdyansyah Hasibuan (sebagai ketua), Jayanthy Fauzy Siregar (sebagai sekretaris), dan Anharsani Siringgo-ringgo (bendahara).

Wabup Aswin mengawali sambutannya dengan ucapan selamat kepada mereka yang dilantik. Dengan kepengurusan baru ini, diharap HIPMI bisa lebih baik, profesional, kreatif dan inovatif. Bisa membantu sekaligus mendorong ekonomi Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Karena kalau kita lihat, dari 15 kecamatan di Tapanuli Selatan hampir 78 persen diantaranya mengandalkan sektor pertanian, perkebunan, ketahanan pangan, peternakan dan perikanan,” ungkap Aswin.

Potensi laut di Tapsel yang panjangnya sekitar 18 kilometer sangat menjanjikan. Akan tetapi, sayangnya laut di Tapsel belum pernah dijamah dan ini berbeda dengan laut yang ada di daerah tetangga yang kini sudah mulai dikembangkan untuk membangun pelabuhan.

“Oleh karena itu, bagaimana caranya laut yang ada di Tapsel dapat dibenahi untuk pengembangan wisata maupun peningkatan sektor perikanan. Disinilah pemkab mengharap kolaborasi dengan HIPMI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Aswin.

Begitu juga dengan sektor perkebunan yang ada di 4 kecamatan, cocok dengan tanaman kopi. Seperti Kecamatan Sipirok, Saipar Dolok Hole, Aek Bilah, dan Marancar. Selain itu, ada pula tanaman porang yang dijadikan sebagai bahan kosmetik dan diekspor ke Jepang.

“Untuk itu, HIPMI harus dapat melihat beragam potensi itu, baik sektor pertanian, perkebunan, perikanan maupun pariwisata. Semoga hadirnya HIPMI di Tapsel mampu memberikan inovasi dan kekaryaannya demi memajukan perekonomian daerah ini,” tutup wabup.

Sebelumnya, Ketua HIPMI Tapsel Feryansyah Hasibuan berjanji akan berusaha menjadikan HIPMI berkembang dengan selalu bekerjasama yang solid antar pengurus dan saling bersinergi serta berkolaborasi dengan lintas sektoral.

Tapsel merupakan harta yang melimpah ruah. Namun kita sebagai orang Tapsel, masih belum mampu secara optimal dan cenderung bingung bagaimana cara mengeksploitasinya dengan baik demi kesejahteraan masyarakatnya.

“Maka dari itu, kami sangat berharap kepada Pemkab Tapanuli Selatan untuk memberikan kesempatan kepada HIPMI agar bisa berperan serta dalam mengisi pembangunan di Bumi Dalihan Natolu ini,” imbuh Feryansyah.

Begitu juga dengan perbankan, dia menyatakan siap bekerjasama. “Terutama juga dengan para pengusaha, mari sama-sama mengoptimalkan peranan secara signifikan dalam mengisi setiap sektor pembangunan di Tapsel,” harap dia.

Ketua BPD HIPMI Sumatera Utara Mazz Reza Pranata melalui M. Olko Olila Siba menjelaskan, HIPMI merupakan organisasi independen non partisan yang diisi oleh para pengusaha muda Indonesia yang bergerak di bidang perekonomian.

Pendirian organisasi ini dilandasi semangat untuk menumbuhkan wirausaha di kalangan pemuda. Struktur HIPMI berada di tingkat pusat serta daerah. Seiring dengan otonomi daerah dan pemekaran, HIPMI terus berkembang dan mendirikan perwakilannya di seluruh Indonesia.

HIPMI memiliki motto Pengusaha Pejuang-Pejuang Pengusaha. Maknanya, kadernya tidak saja diharapkan menjadi pengusaha nasional yang tangguh. Tetapi harus menjadi pengusaha yang berwawasan kebangsaan dan memiliki kepedulian terhadap tuntutan nurani rakyat.

“Dan kepada seluruh pengurus HIPMI Tapsel yang baru usai dilantik agar segera menyusun program kerjanya dan menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Tapanuli Selatan,” pesan Olko. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda