Tim Kabupaten Humbahas, Nias dan Lempamap Kunjungi Wisata Tani Desa Melati II

358

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Kepala Desa (Kades) Melati II didampingi perangkat desa dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Madani Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sambut kedatangan tim dari Kabupaten Humbang Hasudutan (Humbahas), Kabupaten Nias dan Lembaga Pengembangan Menejemen Pembangunan (Lempamap), bertempat di aula kantor Desa Melati II, Sabtu (16/11/2019).

Kades Melati II Supardi mengatakan, bahwa desanya merupakan salah satu dari 237 desa di Sergai dengan jumlah 6.741 kepala keluarga, dan daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 14 ribu jiwa. Dimana Desa Melati II menjadi desa yang memiliki jumlah penduduk paling banyak se-Sergai, dan telah memiliki BUMDes Madani yang mengelola Pasar Desa Bersaudara di Dusun Rambutan.

Selain itu, lanjut dia, Desa Melati II juga telah mengadakan pelatihan Program Inkubasi Inovasi Desa Peningkatan Ekonomi Lokal (PIID-PEL).

“Bupati Sergai Soekirman pernah mengatakan bahwa BUMDes bisa dikembangkan untuk potensi wisata di desa serta program wisata tani, yaitu pangan, parawisata dan budaya (pataya). Dalam proses pembangunan di Desa Melati II ini, kami mengedepankan musyawarah dan mufakat sebagai wujud transparansi pada masyarakat. Sementara dana desa (DD) bukan tujuan utama, namun usaha-usaha amal jariah, sehingga proses pembangunan di Desa Melati II ini dapat dilaksanakan,” kata dia.

“Desa Melati II sekarang memiliki BUMDes Madani yang mengelola pasar desa, serta usaha wisata tani yang di dalamnya ada plungguhan toh joyo, wisata panteng kleset, potensi lain pembuatan gula merah nira kelapa sawit, ekspor lipan, pemerasan susu kambing etawa dan lain-lain,” pungkas Supardi.

Sementara Kurniawan selaku Direktur Lempamap yang juga Sekjen BUMDes se-Indonesia saat berbincang dengan awak media mengatakan, bahwa 99 persen BUMDes di Indonesia mati suri. Karena dalam pembentukan BUMDes ini seharusnya terlebih dahulu harus melakukan studi kelayakan serta menyusun program apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Ia juga mengatakan, untuk di Sumatera Utara ini, khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai, ia telah mengunjungi 3 unit BUMDes.

“Pertama saya berkunjung ke BUMDes Buduma yang jenis usahanya mengelola unit usaha air bersih di Desa Buluh Duri Kecamatan Sipispis. Dan kedua BUMDes Mandiri di Desa Gudang Garam Kecamatan Bintang Bayu yang mengelola Unit Prasarana Sumur (UPS) serta produksi air minum. Sekarang yang ketiga saya berkunjung ke BUMDes Madani Desa Melati II. Saya telah melihat program yang telah dan berjalan yang dilakukan oleh pihak Pemdes Desa Melati II, semoga kedepannya Desa Melati II dapat menciptakan inovasi-inovasi lebih bagus lagi,” ucap Kurniawan.

Marisi, salah seorang Kades dari Desa Sibongkare Sianju Kabupaten Humbahas, merasa sangat terharu apa yang telah dilaksanakan oleh Pemdes Melati II.

“Saat melihat kemajuan Desa Melati II ini beserta BUMDes-nya, kami tidak akan menyia-nyiakan pada kunjungan ini. Serta mendapat pelajaran yang berharga di desa ini,” jelas Marisi.

Begitu juga yang dikatakan oleh peserta Masiyuni Waruwu dari Desa Lahemo Kecamataan Gido Kabupaten Nias. Ia merasa kagum apa yang telah dilaksanakan Pemdes Melati II. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda