Tidak Suka Kakak Perempuannya Diajak Jalan oleh Seorang Pria, 2 Pemuda Ini Keroyok Warga Pangkalan Lampam

2612

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Karena tidak suka kakak perempuannya diajak jalan oleh pria yang ia curigai dan diketahui telah beristri. Rifin (19) dan rekannya FI (17), nekat mengeroyok pria yang mengajak jalan saudara perempuannya tersebut, Senin (2/3/2020) pagi.

Perbuatan yang dilakukan kedua pemuda asal Desa Bukit Batu Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang salah satunya masih berstatus pelajar ini, terjadi sekira pukul 06.45 Wib, di Jalan Desa Deling Pangkalan Lampam OKI.

Korbannya, Ruslan (30), warga Desa Sunggutan Pangkalan Lampam. Akibat insiden itu, ia alami luka tusuk pada bagian telapak tangan sebelah kiri dan luka tusuk dibagian belakang badan sebanyak 5 liang, dan kini mendapat perawatan medis di RS Moehamad Husin Palembang.

Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kasubbag Humas AKP Iryansyah menjelaskan, pada saat pelaku Rifin dan FI duduk nongkrong di simpang 3 Desa Bukit Batu Pangkalan Lampam OKI, melintas mobil yang dikendarai korban.

“Pelaku Rifin yang mengenali mobil korban saat di pesta orgen tunggal di Desa Sukadamai beberapa waktu yang lalu, terlihat korban mengajak kakak perempuan pelaku Rifin bernama Salfa (28) di dalam mobil tersebut. Lalu langsung memberhentikan laju kendaraan korban,” kata dia.

Setelah berhenti, pelaku Rifin melihat kakak perempuannya memang berada di dalam mobil tersebut. Kata dia lagi, saat itu kakak perempuannya mengatakan bahwa korban adalah sopir travel yang akan mengantarnya pulang ke Palembang. Namun, arah mobil korban bukan mengarah ke Palembang, tetapi ke Desa Pangkalan Lampam.

“Pelaku Rifin curiga karena mengetahui dari orang lain bahwa korban telah mempunyai istri, lalu ajak pelaku FI membuntuti mobil korban dengan menggunakan sepeda motor. Setiba di simpang Desa Lebung Batang, tepatnya di depan Alfamart, para pelaku berhenti dan melihat arah mobil korban ke Desa Deling,” tandas dia.

Lalu para pelaku menyusul mobil korban. Dan sesampai di jalan poros Desa Deling, pelaku Rifin memberhentikan mobil korban dengan sepeda motornya yang dilintangkan di depan mobil tersebut. Masih kata dia, sesaat itu pelaku FI menyuruh korban untuk turun dari mobilnya, tetapi korban menolak.

“Kemudian pelaku Rifin menyuruh kakak perempuannya untuk pulang ke Palembang dengan menggunakan bus kota, dan meminta korban mengantar saudara perempuannya itu pulang ke rumah orangtua mereka di Desa Bukit Batu Pangkalan Lampam. Namun korban kembali menolak,” ujar dia.

Mendapati itu, pelaku FI membuka pintu bagian sopir mobil, seraya tangan kirinya mengambil pisau yang ia simpan di saku celana sebelah kiri. Lanjut dia, lalu pelaku FI menusukkan pisau itu ke arah dada korban, namun ditangkis korban dengan tangan kanan dan mengenai telapak tangan kanan hingga mengeluarkan darah.

“Tak hanya itu, pelaku FI kembali menusuk korban, namun korban langsung berlari keluar mobilnya. Pelaku Rifin mengejar korban dan mengeluarkan pisau diselipkan di pinggang bagian depannya. Lalu dengan pisau terhunus di tangan kanan, dari arah belakang, pelaku Rifin menusuk korban,” ungkap dia.

Tusukan mengenai punggung belakang sebelah kanan korban hingga mengeluarkan darah dan mengakibatkan korban terjatuh. Sambung dia, saat korban terjatuh kembali, pelaku Rifin menusukkan pisaunya ke pinggang belakang korban. Selanjutnya pelaku Rifin dan pelaku FI melarikan diri ke arah Pangkalan Lampam.

“Tidak lama usai kejadian, sekira pukul 07.00 Wib, Tim Macan Komering yang dipimpin oleh Kapolsek Pangkalan Lampam IPTU Wempy Manurung mendapat informasi keberadaan kedua pelaku, lalu langsung melakukan penangkapan. Dan saat berhasil ditangkap, kedua pelaku tidak melawan serta mengakui perbuatannya,” tukas dia.

“Kedua pelaku beserta barang bukti 2 bilah senjata tajam jenis pisau dan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna putih nopol BG 2914 ABB yang mereka gunakan saat beraksi, berikut 1 lembar celana jeans warna hitam, selanjutnya diamankan sementara di Mapolsek Pangkalan Lampam sambil menunggu pihak keluarga korban membuat laporan polisi,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda