Tidak Ada Larangan Warga Cina Berkunjung ke Palembang

278

PALEMBANG, BERITAANDA – Dinas Pariwisata mengatakan, tidak ada larangan menolak atau membatasi tujuan perjalanan wisatawan dari luar negeri, khususnya dari China, pasca merebaknya penyakit corona.

Kepala Dinas Pariwisata Palembang Isnaini Madani MT memprediksi masih akan banyak kunjungan wisatawan mancanegara saat perayaan Cap Go Meh pada tanggal 6 Februari 2020 mendatang.

Dia memperkirakan wisatawan dari Malaysia, Singapura, Tiongkok dan lainnya masih akan mendominasi wisatawan mancanegara yang akan berkunjung.

“Kita tidak boleh menolak wisatawan yang berkunjung selama pemerintah pusat tidak menetapkan larangan atau warning pembatasan kunjungan, karena itu akan merusak citra pariwisata Palembang dan wisatawan enggan berkunjung,” ujarnya, Senin (3/2/2020).

Menurut dia, semua pihak terkait sudah bekerja dan berkoordinasi mengatasi masalah corona, mulai dari menyediakan alat pendeteksi penyakit tersebut, pengawasan di bandara, hingga menyiapkan tempat karantina oleh Imigrasi, juga rumah sakit terkait.

Isnaini mengatakan, saat ini tidak bisa melihat dampak langsung apakah kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara turun, karena angkanya hanya bisa dihitung dan dibanding di akhir tahun.

“Sekarang tidak bisa dilihat, sebab menghitung jumlah wisatawan itu akumulasi satu tahun, bukan per bulan atau minggu,” ujarnya.

Dia berharap adanya tiga even besar seperti Cap Go Meh di Pulau Kemaro, Cap Go Meh di Kampung Kapitan, juga festival lampion bisa menawari banyak wisatawan berkunjung ke Kota Palembang.

Jika semakin banyak wisatawan berkunjung, lanjut dia, berarti akan semakin banyak memberikan sumbangsih pendapatan asli daerah (PAD) Kota Palembang, juga menggerakkan roda perekonomian, sebab wisatawan menghabiskan uang untuk makan, menginap, serta belanja.

Tahun lalu ada 2,1 juta wisatawan lokal dan 12 ribu wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Palembang. Tahun ini dia optimis target kunjungan wisawatan naik 6 persen, karena tahun 2019 yang dikenal sebagai tahun politik, tahun tiket pesawat mahal dan lainnya, tapi sektor pariwisata tetap tumbuh baik.

“Tahun ini semua ketegangan politik sudah usai, tiket pesawat turun, dan terbukanya tol menjadi akses baru wisatawan berkunjung ke Palembang melalui jalur darat, sehingga potensi kunjungan pariwisata akan semakin bagus,” kata dia.

“Palembang akan bekerjasama dengan Lampung membuat paket wisata, karena kedua daerah ini berbeda budaya, kuliner, tempat wisata dan lainnya, sehingga menawarkan keunikan sendiri yang berbeda. Akan baik jika dikolaborasikan bersama,” tutupnya. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda