Tawarkan Layanan Threesome, Pasangan Suami Istri Asal OKI Diamankan Polisi

996

PALEMBANG, BERITAANDA – Lantaran terlibat aksi threesome di sebuah hotel di Kota Palembang pada Jumat (6/2) sekira pukul 20.30 Wib, sepasang suami istri ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra didampingi Kasat Reskrim Kompol Edi Rahmat Mulyana dan Kasubnit PPA Iptu Fifin Sumailan mengatakan, kedua pelaku ditangkap setelah anggotanya berpura-pura melakukan transaksi terhadap kedua pelaku di salah satu hotel di Kota Palembang.

“Setelah barang bukti cukup, kita langsung bergerak dan berhasil mengamankan pasangan suami istri tersebut,” ujar IPTU Fifin, Senin (8/2).

IPTU Fifin menjelaskan, bermula saat kedua pelaku menawarkan diri di Twitter untuk melakukan hubungan seksual layaknya suami istri (threesome) dengan tarif Rp 1 juta untuk sekali kencan.  “Mereka juga menawarkan jasa long time dengan durasi empat sampai enam jam dengan harga Rp 1,5 juta,” ujar IPTU Fifin lagi.

Ia menuturkan, dari pengakuan kedua pelaku bahwa aksi keduanya melakukan threesome sudah dimulai pada bulan September 2020 lalu, dan terakhir pada saat ditangkap yaitu  Sabtu (6/2) malam.

“Informasi yang didapatkan para pelanggan kedua pelaku rata-rata dari luar kota, seperti Jakarta dan daerah lainnya,” tutup dia.

Selanjutnya kedua pelaku dibawa ke Polrestabes Palembang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Diketahui kedua pelaku berinisial PR (47) sebagai suami dan SM (31) sebagai istri. Keduanya merupakan warga Kabupaten OKI.

Sementara itu PR mengakui perbuatannya. “Setelah mendapatkan pelanggan dan harganya pas, saya dan istri langsung menuju hotel di Palembang, sesuai kesepakatan dengan pelanggan,” kata dia.

Disinggung mengenai tarif, ia mengaku harga tersebut sudah disetujui oleh istrinya.

“Saya terpaksa melakukan hal tersebut karena kebutuhan ekonomi, dan untuk kebutuhan sekolah anak kami, mengingat saya dan suami tidak bekerja lagi,” ujar SM.

SM kembali menjelaskan, juga latar belakang yang membuatnya terpaksa melakukan hal tersebut ialah untuk biaya operasinya.

“Saya mengidap sakit kanker, karena biaya rumah sakit yang mahal dan operasi saya juga akan dilasungkan hari ini [Senin], saya terpaksa melakukan perbuatan tersebut, dan saya menyesal,” tutupnya. [Hanny]

Bagaimana Menurut Anda