Tausyiah Ustadz Syech Hussein Ali Jaber Semarakkan Hari Jadi Tapsel

237

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Dalam rangka menyemarakkan hari jadi Tapsel ke-69, Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar tabligh akbar bersama Ustadz Syech Hussein Ali Jaber, di gedung Serbaguna Sarasi, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Kamis (21/11/2019) pagi.

Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Ustadz Syech Hussein Ali Jaber di pusat perkantoran pemerintah Tapsel, bahwa tabligh akbar ini sebagai rangkaian kegiatan hari jadi Tapsel ke-69.

“Banyak kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam mendorong sosial keagamaan, mendorong perkembangan UMKM, kegiatan untuk menyalurkan bakat atau hobi anak muda di bidang olahraga, serta menumbuhkembangkan budaya yang ada di Tapsel,” katanya.

Syahrul berharap dengan mendengarkan tausiyah dari Ustadz Syech Hussein Ali Jaber nantinya bisa menambah ilmu dalam bidang keagamaan.

“Dengan demikian, iman dan taqwa kita kepada Allah semakin meningkat secara berkesinambungan dan juga secara subtansi bisa diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari,” jelasnya.

“Tidak lupa bupati juga menyampaikan bahwa pada hari Jumat, Tapsel akan menerima penghargaan yang pertama kalinya untuk SPUP di bidang pengawasan internal,” sebut Syahrul.

Ustadz Syech Hussein Ali Jaber dalam siraman rohaninya menegaskan kalau ingin masalah urusan di dunia lancar, serahkan semua kepada Allah.

“Kita harus selalu ingat Allah, lancarkan urusan kita sama Allah, nanti Allah jamin segala sesuatu yang menyangkut dunia akan dimudahkan. Karena di dalam Alquran Allah itu ghaib, jadi manusia tidak bisa berbuat apa-apa, yang bantu kita hanya Allah,” ungkapnya.

Ustadz juga mejelaskan mengenai kekhusyukkan dalam melaksanakan sholat. Semua pasti bisa sholat, baca Alquran dan berzikir tapi belum tentu bisa khusuk.

“Khusyuk itu masalah hati, saya percaya Kabupaten Tapsel ini bisa lebih makmur lagi, aman dan sejahtera. Itu semua dapat terjadi jika masyarakat dapat memakmurkan Allah dalam hatinya. Karena yang menjalankan manusia itu Allah, kalau kita baik tentu semua juga akan baik,” terangnya.

Lebih lanjut Al-Ustadz menegaskan bahwa suatu daerah itu bisa cerdas dan sejahtera apabila masyarakatnya menjadi hamba Allah yang baik.

“Kenapa kita butuh Allah, karena akal manusia itu kecil, kalau Allah tidak mencahayakan pikiran dan hati kita semua pasti bisa salah,” pungkasnya.

Turut hadir Wabup Tapsel Aswin Efendi Siregar, Sekda Parulian Nasution, anggota DPRD Tapsel Dolly Putra P. Pasaribu, Kacab Bank Sumut Sipirok, Ketua MUI, Kakan Kemenag, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Tapsel beserta pengurus, Ketua DWP, BKMT, kabag dan seluruh staf Pemkab Tapsel. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda