Target 15 Perusahaan Sumsel Bersaing Raih SNI Award 2019

318

PALEMBANG, BERITAANDA – Badan Standar Nasional Indonesia salah satu tujuannya adalah untuk menciptakan persaingan usaha yang fair dan sehat, selain untuk meningkatkan mutu produk dan layanan perusahaan atau organisasi secara terus menerus.

Kepala Balai Riset dan Standardisasi Industri Palembang saat membuka acara sosialisasi SNI Award Syamdian mengatakan, layaknya konsep atau hukum punish and reward, jika yang bandel kita bina, bimbing agar sesuai SNI. Maka, yang sudah konsisten, istiqomah apalagi berprestasi dalam menerapkan SNI sangat layak diberi apresiasi.

“Inilah SNI Award, penghargaan tertinggi pemerintah RI bagi para penerap SNI,” ujarnya, Selasa (2/4/2019).

Dilanjutkan Syamdian, kami sebagai mitra Badan Standardisasi Nasional Kantor Layanan Teknis Wilayah Palembang sangat mendukung agar pelanggan kami, para perusahaan penerap SNI yang sudah mendapat sertifikasi dari Baristand Palembang untuk ikut dalam ajang penghargaan ini.

“Penghargaan ini selain sebagai motivasi juga sebagai benchmark atau panduan untuk mengetahui kinerja perusahaan, karena nanti akan diaudit gratis oleh tim juri yang independen yang diketuai oleh pakar manajemen, Rhenald Kasali,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Subdirektorat Diseminasi Standar dan Penilaian Kesesuaian, Badan Standardisasi Nasional Muti Sophira Hilman mengatakan, tahun lalu (2018) Sumsel telah mengirimkan 12 perusahaan atau organisasi penerap SNI ikut berlaga dalam ajang ini. Bahkan 3 diantaranya berhasil raih penghargaan SNI Award dari peringkat emas, perak dan perunggu, yaitu PT Pusri, RS Khusus Mata Sumsel, dan PT Semen Baturaja.

Muti juga menambahkan, tahun ini targetnya harus naik, paling tidak 15 perusahaan atau organisasi penerap SNI ikut berlaga dalam SNI Award. Setidaknya 5 bisa lolos meraih SNI Award, dan peringkatnya juga naik, yang tahun lalu perunggu naik perak, perak naik emas, emas naik raih platinum.

Salah satunya RS Khusus Mata (RSKM) Sumsel. dr. Samsul selaku Management Representatif RS KM Sumsel bertekad untuk meraih lagi SNI Award tahun ini.

“Target kami bisa naik peringkat menjadi emas,” ujarnya saat memberikan presentasi manfaat penerapan SNI dalam pelayanan kesehatan di RSKM Sumsel, ” jelasnya.

Management Representative RS KM Sumsel, kata dr Samsul, standar minimal dapat menjamin keselamatan pasien, karena semua alat, orang SOP dalam tindakan dan layanan kesehatan mata di RSKM terstandar.

“Standar juga memandu kita semua, dari level top manajemen sampai tukang sapu untuk memberikan layanan terbaik kepada setiap pelanggan RSKM Sumsel. Jadi meskipun kita rumah sakit pemerintah, tapi kualitas bagus dan harga terjangkau,” ungkapnya.

dr Samsul juga menambhkan, RSKM Sumsel pun berhasil meraih berbagai penghargaan, yaitu SNI Award 2017 dan 2018, Top 35 dan top 99 inovasi layanan publik terbaik se-Indonesia.

“Penghargaan ini merupakan cerminan atas hasil penilaian tim independen atas kinerja RSKM Sumsel, ” katanya.

SNI Award menjadi penghargaan yang bersih dan bergengsi, karena sistem penilaian SNI Award yang ketat dan dilakukan oleh tim evaluator dan tim dewan juri yang independen, imparsial, dan kompeten di bidangnya, dengan ketua dewan juri Prof. Rhenald Kasali, Ph.D.

Seluruh proses seleksi, peserta SNI Award tidak dipungut biaya. Informasi pendaftaran SNI Award 2019 dapat diakses melalui website resmi Badan Standardisasi Nasional, www.bsn.go.id. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda