Tak Kunjung Pulang ke Rumah, Warga Desa Kemang Indah Ini Justru Ditemukan Meninggal Dunia

744

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Tak kunjung pulang usai pamit pergi meninggalkan rumahnya, Edi Wibowo (31) yang tercatat sebagai warga Desa Kemang Indah Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tak disangka ditemukan meninggal dunia, Ahad (30/6/2019) subuh.

Karyawan harian kebun GTA PT Sampoerna Agro Tbk tersebut tergeletak tak bernyawa lagi sekira pukul 04.00 Wib di petak A Blok 109 kebun sawit milik GTA PT Sampoerna Agro Tbk yang terletak di Desa Balian Kecamatan Mesuji Raya.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kasubsektor Mesuji Raya IPDA Ilham Parlindungan saat dikonfirmasi BERITAANDA melalui seluler, Ahad (30/6/2019) siang.

“Menurut keterangan istrinya, Dina, diketahui bahwa korban meninggalkan rumah pada hari Jumat (28/6/2019) sekira pukul 14.00 Wib, dengan alasan mau mencari burung truok. Setelah 1×24 jam ternyata korban tidak juga pulang ke rumah,” kata Ilham.

Kemudian pada hari Sabtu (29/6/2019), katanya lagi, Dina melapor kepada pihak keluarga bahwa suaminya tidak pulang. Selanjutnya, keluarga dan tetangga serta seluruh karyawan kebun GTA PT Sampoerna Agro melakukan pencarian dengan menyisir ke areal kebun plasma.

“Dan sekira pukul 04.00 Wib, salah satu karyawan, Sutiono, dan 6 orang warga lainnya temukan korban sudah meninggal dunia di petak A Blok 109,”ungkapnya.

Mendapati hal tersebut, masih katanya, kemudian Sutiono langsung menghubungi anggota Subsektor Mesuji Raya Bripka Agus Widhi yang merupakan Bhabinkamtibmas Desa Balian. Hingga langsung mendatangi dan melakukan olah TKP serta membawa korban ke Puskesmas untuk diperiksa

“Fakta di lapangan, menurut keterangan istri maupun teman sesama karyawan kebun, bahwa selama ini korban tidak ada┬ápermasalahan dengan orang lain yang dapat menimbulkan kecurigaan penyebab kematian korban,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, bahwa selama ini korban memang sering mengalami sakit perut yang cukup parah, dan itu dibenarkan oleh istrinya bahwa sang suami mengidap sakit maag yang sudah akut.

“Barang barang milik korban seperti sepeda motor, wadah makanan dan minuman saat ditemukan di TKP masih lengkap dan tidak ada yang hilang atau rusak,” ungkapnya.

Bukti bahwa korban sebelum ditemukan meninggal dunia beralasan mencari burung, lanjutnya lagi, memang benar dengan ditemukannya dua (2) ekor burung truok di dalam karung dekat tubuh korban.

“Saat ini korban sedang dilakukan proses pemandian untuk dilakukan pemakaman segera, karena sudah mulai membusuk dan berulat. Keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi dan telah mengeluarkan surat pernyataan penolakan tersebut,” tandasnya.

Ditambahkannya lagi, karena mereka meyakini sepenuhnya bahwa penyebab kematian korban murni karena sakit, bukan akibat dari perbuatan jahat orang lain.

“Mungkin saat itu sakit korban kambuh dan kena angin duduk, di tubuh korban pun hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan, baik benda tumpul maupun senjata tajam,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda