Semarakkan Tahun Baru Islam, Ribuan Warga Ikuti Pawai Obor

582

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Ribuan masyarakat Kecamatan Arse Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tumpah ruah memadati jalanan ibukota kecamatan, pada malam tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah, yang jatuh pada hari ini, Ahad (1/9/2019).

Iring-iringan masyarakat ini berhimpun dan melaksanakan pawai obor berjalan kaki, Sabtu (31/8/2019) malam, sejauh dua kilometer dengan mengambil rute dari Balerong Pasar Arse sampai dengan lapangan bola Kantor Camat Arse.

Salah satu anggota DPRD Kabupaten Tapsel, Dolly P. Parlindungan Pasaribu yang turut hadir di lokasi mengapresiasi kegiatan tersebut. Selain itu, dia juga mengungkapkan rasa berkesannya terhadap antusias masyarakat Arse.

“Saya betul-betul kagum dengan warga Kecamatan Arse. Mereka dengan begitu antusias menyemarakkan malam tahun baru Islam ini. Bagi saya, ini merupakan pengalaman pertama, bisa menyaksikan iringan rombongan semeriah malam ini,” ungkap Dolly.

Ia menilai, semua orang yang terlibat dalam pawai, baik kalangan dewasa maupun remaja terlihat sangat gagah dan semangat mengikuti pawai obor. Hal itu, kata Dolly, sebagai renungan kenapa umat Islam perlu menyambut bulan Muharram ini.

“Sudah sepatutnya, kita sebagai umat islam menjadikan bulan Muharram ini sebagai langkah awal bulan untuk hijrah dengan mengintrospeksi diri dari tahun kemarin. Hijrah dari yang kondisi yang baik menjadi lebih baik,” ujar dia.

Di tempat yang sama, Bupati Tapsel melalui Camat Arse menyebut, kegiatan semacam ini merupakan salah satu bentuk kearifan lokal di Kecamatan Arse dan dilaksanakan setiap tahunnya pada malam penyambutan tahun baru Islam 1 Muharram.

“Kegiatan pawai obor ini memang kali pertama kita laksanakan dan menjadi wadah bersosialisasi, tukar pikiran dan bersilaturahmi di Kecamatan Arse. Dan, kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan Ketua DPRD Tapsel, Sogot Simatupang,” imbuh camat.

Menurut Ketua Kepala Urusan Agama (KUA) Kecamatan Arse selaku panitia, peserta pawai obor di Kecamatan Arse tahun ini sedikitnya diikuti 5 ribu orang. Untuk menambah semaraknya malam pawai dimaksud, di puncak acara dihiasi letupan kembang api ke udara. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda