Sekda Gunungsitoli Ingin BPD Pahami Tupoksi dengan Baik

578

GUNUNGSITOLI -SUMUT, BERITAANDA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan (PMD/K) Kota Gunungsitoli melaksanakan acara konsolidasi kepengurusan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), bertempat di ruang rapat Lt. II kantor Walikota Gunungsitoli, Rabu (2/10/2019).

Kegiatan yang diikuti oleh 306 peserta yang terdiri dari 98 kepala desa dan 196 pengurus BPD serta 12 pegawai kantor kecamatan se-Kota Gunungsitoli ini, berlangsung selama 2 (dua) hari berturut-turut. Rencananya akan ditutup pada tanggal 3 Oktober 2019.

Acara tersebut digelar bertujuan untuk mensinkronkan data BPD se-Kota Gunungsitoli, menyepakati jadwal pengisian keanggotaan BPD se-Kota Gunungsitoli secara serentak, dan terlaksananya tahapan pengisian keanggotaan BPD di setiap desa.

Sementara materi yang dibahas mengenai tata cara pengangkatan dan pemberhentian BPD, tugas pokok dan fungsi BPD, mekanisme penghitungan jumlah keanggotaan BPD, peranan inspektorat dalam pembinaan dan pengawasan serta mekanisme perhitungan dan penganggaran biaya.

Narasumber diisi 5 orang, yaitu Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Asisten Pemerintah dan Kesra Setda Kota Gunungsitoli, Kepala Dinas PMD/K Kota Gunungsitoli, Inspektur Kota Gunungsitoli dan Kepala BPKPD Kota Gunungsitoli.

Walikota Gunungsitoli diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gunungsitoli Ir. Agustinus Zega Agus Zega menyampaikan apresiasinya terhadap perangkat daerah terkait yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, sebagai tahapan dari persiapan pemilihan pengurus BPD di setiap desa secara demokratis, sistematis dan terkoordinir, sebagaimana telah diatur dalam perundang-undangan yang berlaku bahwa persiapan pemilihan keanggotaan BPD selambat-lambatnya 6 (enam) bulan sebelum masa kerja BPD berakhir.

Sekda berharap agar BPD dapat memahami tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dengan baik dalam penyelenggaraan pemerintah desa, baik sebagai aparat maupun sebagai BPD. Serta bersinergi dengan kepala desa, dalam rangka mensejahterakan masyarakat desa, pelaksanaan ABPDes dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran masyarakat desa.

“BPD juga diharapkan dapat menghimpun dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, serta mampu melakukan pengawasan kinerja kepala desa sebagaimana tercantum dalam Pasal 46 Permendagri dalam bentuk pendampingan, monitoring, dan evaluasi laporan keterangan penyelenggaraan pemerintahan desa,” harapnya.

Untuk itu, lanjut sekda mengimbau, BPD untuk lebih optimal dalam melaksanakan tugasnya. Sebab, BPD dan kepala desa memiliki variabel yang berbanding lurus terhadap optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk kualitas pelaksanaan APBDes bagi masyarakat desa.

Turut hadir dalam acara itu antara lain Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda Kota Gunungsitoli, para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Gunungsitoli, camat dan lurah/kepala desa se-Kota Gunungsitoli dan segenap undangan lainnya. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda