Proyek Pembangunan Jalan Provinsi Resmi Dimulai, Nias Utara Dapat Anggaran Rp 116 Miliar

374

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi memulai proyek pembangunan dan perbaikan jalan provinsi yang rusak sepanjang 450 Km dengan pagu anggaran sebesar Rp 2,7 triliun. Ditargetkan rampung tahun 2023.

Demikian disampaikan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada kegiatan groundbreaking atas pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan (PJJ) provinsi untuk kepentingan strategis daerah Provinsi Sumatera Utara dalam proyek tahun jamak (multy years contract) yang diikuti secara virtual oleh UPT JJ Gunungsitoli Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut, dan dihadiri Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, Kapolres Nias, Kejaksaan Gunungsitoli, Kepala OPD se-Kepulauan Nias, pihak kontraktor, para insan pers yang dilaksanakan di Kota Gunungsitoli, Senin (27/6).

“Proyek pembangunan dan pemeliharaan jalan yang tersebar di 33 kabupaten/kota (kecuali Labusel) sudah sangat mendesak dan tidak bisa ditunda-tunda lagi. Apalagi, proyek ini sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Sumut,” ujar Edy Rahmayadi.

Selanjutnya, berdasarkan data dari Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut ada sekitar 580 Km jalan provinsi dengan status rusak total. Hanya saja, dana Pemprov Sumut sebesar Rp 2,7 triliun bisa dimaksimalkan untuk 450 Km atau 81% dari jalan yang rusak.

“Kita maunya semua, tetapi sampai 2024 dana yang kita miliki Rp 2,7 triliun, dan itu hanya bisa untuk 450 Km.Jadi kita harus memilih yang prioritas. Kedepannya, kita akan selesaikan semuanya,” kata Gubernur Edy Rahmayadi.

Lebih lanjut Edy menjelaskan, pada proyek tahun jamak (multy years contract) ini ada tiga skala prioritas pada pembangunan jalan, drainase, dan jembatan, yaitu jalan strategis pariwisata unggulan, jalan penunjang prioritas nasional dan usulan kepala daerah.

Sementara itu, Kepala UPT JJ Gunungsitoli Bima Marga Provinsi Sumatera Utara Rizak Taruna Zega ST MT ketika dikonfirmasi via seluler mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasi anggaran sebesar Rp 266 miliar untuk proyek pembangunan dan pemeliharaan jalan di 5 kabupaten dan 1 kota di Kepulauan Nias.

Anggaran yang diperuntukan pada peningkatan struktur ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Nias Utara sebesar Rp 116 miliar untuk pembangunan peningkatan struktur jalan provinsi ruas Afia-Tuhemberua, peningkatan struktur jalan provinsi ruas Tuhemberua – Lotu, peningkatan struktur jalan provinsi ruas Afulu BTS Nias Barat wilayah Kabupaten Nias Utara.

Peningkatan struktur jalan provinsi ruas Lahewa – Afulu, peningkatan struktur jalan provinsi ruas Lotu – Lahewa dan pembangunan box colvert pada ruas jalan Afia – Tuhemberua sebanyak 3 unit di Nias Utara.

Selanjutnya, Kabupaten Nias Barat sebesar Rp 98 miliar untuk pembangunan peningkatan struktur jalan provinsi ruas Dola – Duria Nias Barat, pembangunan Jembatan Idano Mbombo Sebua, peningkatan struktur jalan provinsi ruas Siwalawa II – Sirombu, peningkatan struktur jalan provinsi ruas Hilimbuasi – Mandrehe.

Pembangunan Jembatan Idano Noyo, peningkatan struktur jalan provinsi ruas Mandrehe – Sirombu dan pembukaan jalan provinsi ruas Lasara Bagawu – BTS Nias Barat.

Kemudian, untuk wilayah Kabupaten Nias Selatan sebesar Rp 38 miliar untuk peningkatan struktur jalan provinsi ruas Duria – Lolowau dan peningkatan struktur jalan provinsi ruas Lolowau – Siwalawa II Kabupaten Nias Selatan.

Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Nias sebesar Rp 16 miliar untuk peningkatan struktur jalan provinsi ruas Lolowua – Dola Kabupaten Nias.

Untuk Kota Gunungsitoli mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7 miliar yang meliputi peningkatan struktur jalan provinsi ruas Gunungsitoli – Afia dan pembangunan saluran drainase pada jalan provinsi. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda