Program Jaring Pengaman Sosial Untuk Tanggulangi Kemiskinan

178

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Bupati Sintang dr. Jarot Winarno, M.Med.PH membuka rapat tim teknis koordinasi penguatan kualitas SDM di lingkungan Dinas Sosial setempat, bertempat di Balai Praja komplek kantor Bupati Sintang, Senin (28/10/2019).

Rapat tersebut dilakukan untuk peningkatan program perlindungan dan jaminan sosial secara khusus pada kegiatan verifikasi dan basis data BDT PKH, PBI JKN, pada aplikasi SIKS-NG.

“Kemiskinan adalah keniscayaan di suatu daerah. Orang miskin ada dimana-mana, wilayah kumuh di perkotaan. Negara tentu menjamin kesejahteraan umum dan perlindungan untuk fakir miskin,” kata dr. Jarot mengawali sambutannya pagi itu.

Program jaring pengaman sosial dibuat pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan. Ketika kemiskinan dibawa ke dalam angka, seringkali menjadi ‘misteri’.

Pada periode Maret 2018, jumlah penduduk miskin di Sintang ada 10,35% dari total penduduk. Untuk pendapatan per kapita, angka pengangguran turun, gini rasio rendah tapi angka kemiskinan cenderung naik. Setelah ditelusuri, ternyata garis kemiskinan Sintang cukup tinggi, berada di angka 551 ribu per kepala per bulan atau 2,2 juta per bulan.

“Artinya bila pendapatan keluarga di Sintang kurang dari angka tersebut, maka keluarga itu dianggap atau masuk dalam kategori miskin,” jelas bupati.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sintang, Arbudin menyampaikan, kegiatan ini sejalan dengan prime mover pembangunan yang telah dicanangkan oleh Pemda Sintang.

Ia mengungkapkan pula, hasil dari pembangunan diharapkan dapat mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat.

“Dalam upaya untuk mencapai pembangunan yang terencana, terarah, dan berkelanjutan diperlukan data dan informasi yang tepat dan terbaru. Itulah sebabnya kita disini untuk memperdalam ilmu, guna menghasilkan data yang biak dan tepat,” tambahnya.

Di Dinas Sosial, ada data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang meliputi identitas rumah tangga sasaran, kesehatan, pendidikan, demografi, kepesertaan program, kepemilikan aset dan perumahan. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda