Polres OKI Bekuk 4 Pelaku Pembajakan Kapal

170

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Tim gabungan Opsnal Unit Pidum Polres OKI, Polsek Sungai Menang dan Satpolairud Polres OKI berhasil bekuk empat (4) orang pelaku pembajakan kapal yang beraksi di perairan Desa Karangsia Kecamatan Sungai Menang OKI.

Keempat orang pelaku itu yaitu Karim (36), Usman (38), Abu Soleh (27) dan Harun Roni (29). Kesemuanya tercatat sebagai warga Dusun 1 Desa Karangsia Kecamatan Sungai Menang OKI, yang ditangkap pada hari Kamis (16/3/2023) lalu di kediamannya masing-masing.

Kapolres OKI AKBP Diliyanto SIK SH MH didampingi Kasat Reskrim AKP Jatrat Tunggal dan Kanit Pidum IPDA Putu Surya mengungkapkan, pembajakan itu terjadi pada Ahad (12/3/2023) pukul 03.00 WIB di perairan Desa Karangsia.

“Pelaku membajak kapal tugboat berisi tandan buah sawit seberat 88.817 Kg. Atas kejadian itu, pihak PT. Selatan Jaya Permai Sampoerna Agro Grup mengalami kerugian lebih kurang sebesar Rp 12 juta,” jelas dia, Senin (20/3/2023).

Setelah 4 hari usai para pelaku melakukan aksinya, pada Kamis (16/3/2023) sekira pukul 04.00 WIB, kita mendapatkan informasi bahwa para pelaku sedang berada di rumahnya di Dusun 1 Desa Karangsia, sehingga tim langsung melakukan penyelidikan.

“Tim gabungan yang dipimpin oleh Kapolsek Sungai Menang IPTU Nasron Junaidi dan Kanit Pidum IPDA Putu Surya menangkap para pelaku saat mereka sedang tertidur lelap di rumah masing-masing,” ungkap dia.

Saat penggerebekan, ditemukan sepucuk senpira laras pendek dan 4 butir amunisi dan sebutir selongsong amunisi. Lanjut, juga sepucuk senpira laras panjang jenis locok dan tojok besi serta handphone milik pelaku.

“Pelaku ini DPO kasus curas terjadi sekira pukul 23.30 WIB pada Sabtu (22/10/2022) silam, di Camp Distrik Desa Sungai Menang terhadap korban Junpiser. Pelakunya 10 orang dengan cara todongkan senpira kepada korban,” terang dia.

“Kemudian mengambil 248 keping kayu, mesin genset, mesin sinsu, mesin sugu listrik, 2 handphone, uang sebesar Rp 500 ribu. Sehingga atas kejadian itu, korban mengalami total kerugian kurang lebih sebesar Rp 30 juta,” tambahnya.

Untuk para pelaku pembajakan dikenakan Pasal 441 KUHP tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan kurungan 15 tahun penjara. Juga akan disangkakan Pasal 365 KUHP Ayat 2 ke 2 ancaman 12 tahun penjara.

“Untuk tindak pidana kepemilikan senpira, Pasal 1 Ayat 1 UU RI Nomor 12 Tahun 1951 dan kepemilikan senjata tajam Pasal 2 Ayat 1 UU RI Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman selama-lamanya seumur hidup atau penjara 20 tahun, juga Pasal 2 ayat (1)  UU RI Nomor 12 Tahun 1951 dengan penjara selama-lamanya 10 tahun,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda