Peranan DKP Diharapkan Mampu Tingkatkan Ketahanan Pangan di Tapsel

380

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Terbentuknya Dewan Ketahanan Pangan (DKP) diharapkan dapat memberikan gerak atau perubahan ke arah yang lebih baik. Hal itu untuk ketersediaan pangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tapanuli Selatan (Tapsel).

Demikian disampaikan Wabup H. Aswin Efendi Siregar, saat menghadiri dan berbicara di acara pertemuan Dewan Ketahanan Pangan, di aula kantor Bappeda Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Kamis (5/12/2019).

Wabup berharap, kegiatan ini menjadi agenda yang selalu rutin dilaksanakan. Apalagi semua unsur pimpinan ikut andil di dalamnya, sehingga dapat mengukur seberapa hasil panen dari masyarakat dan strategi apa yang dibuat untuk meningkatkan ketahanan pangan di Tapsel.

“Harus ada sinkronisasi yang baik antara pimpinan OPD, organisasi pertanian, serta para camat di wilayahnya dengan senantiasa saling memberi masukan,” ujar Wabup Aswin di acara bertema ‘Optimalisasi Pemberdayaan Dewan Ketahanan Pangan (DKP) dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan di Tapsel’ tersebut.

Sebelumnya, Kadis Ketahanan Pangan Efrida Yanti Pakpahan menjelaskan, latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk membentuk Dewan Ketahanan Pangan Tapsel. Berdasarkan Perpres Nomor 83 Tahun 2006 yang juga sebagai penyempurnaan dari Kepres Nomor 132 Tahun 2001.

“DKP membantu bupati dalam merumuskan kebijakan, melaksanakan evaluasi, dan melakukan pengendalian dalam mewujudkan ketahanan pangan,” jelasnya sembari menyebut tugas utama DKP ialah mendukung pemerintah dalam membangun pangan dan gizi. Meliputi penyediaan, distribusi, cadangan, konsumsi, dan penanggulangannya.

Berdasarkan data dari pusat maupun informasi Kementerian Pertanian, Tapsel baru bisa mengolah 74 persen dari nilai ideal 100 persen. Ini masih jauh dari referensi yang dilakukan oleh Widia Pangan dan Gizi. Dengan pertemuan ini diharap bisa memberi masukan kepada daerah dalam hal meningkatkan ketahanan pangan di Tapsel.

Kegiatan dengan narasumber Ir. Muhammad Syapril Harahap, M.Si dari BPSDM Provsu ini melibatkan 60 orang peserta. Dan, turut dihadiri Sekretaris Daerah Parulian Nasution, Asisten, pimpinan OPD, para Camat, Kepala BPS, Kepala Bulog, Organisasi HKTI, KTNA, dan Perhiptani. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda