Pencurian Berdarah Menimpa Pejabat Pemkab Palas, Istri Tewas dan Suami Opname

2090

PALAS-SUMUT, BERITAANDA – Aksi pencurian tergolong sadis terjadi di sebuah rumah salah satu pejabat Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas), di Desa Mompang Kecamatan Barumun, Palas, Selasa (25/6/2019) sekira pukul 03.00 Wib.

Akibat kejadian ini, Syahrin Siregar yang merupakan Kabid Aset di Dispenda Palas, penghuni rumah yang menjadi korban penyerangan pencuri, mengalami luka serius dan dilarikan ke RSUD Sibuhuan guna mendapatkan perawatan medis. Sementara Rita, istri Syahrin, tewas.

Informasi dihimpun BERITAANDA, penyerangan dilakukan para pencuri karena merasa aksi kejahatan mereka keburu diketahui sang pemilik rumah yang disatroni. Syahrin yang ketika itu terjaga dari tidurnya berusaha untuk melumpuhkan pelaku.

Diwaktu bersamaan, Rita, istri korban juga tengah berlari ke luar rumah guna meminta pertolongan para tetangga. Naas, di tengah upaya tersebut, Rita tiba-tiba diserang oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam (sajam) hingga akhirnya jatuh tersungkur.

Pun demikian dengan yang dialami Syahrin yang saat itu juga terjatuh ke lantai usai menerima hantaman benda tumpul di bagian lehernya. Usai beraksi, pencuri lalu kabur dari lokasi jarahannya sekaligus meninggalkan korban pasutri ini dalam keadaan bersimbah darah.

Mendengar suara gaduh dari arah rumah Syahrin, jiran tetangga sekitar langsung berdatangan dan sejurus kemudian melarikan korban ke RSUD. Sementara Rita, istri Syahrin, diduga keburu meninggal dunia akibat kehabisan darah, jenazahnya juga dibawa ke RSUD Sibuhuan.

Menurut penuturan Syahrin, ia menduga jika pelaku masuk ke dalam rumah pada saat ia bersama istri dan anak bungsunya sedang pergi ke Pasar Sibuhuan untuk membeli mie Aceh, Senin (24/6/2019) malam hari.

“Sebagian anak-anak kami yang lain ditinggal di rumah. Mungkin anak-anak tidak menutup pintu rumah. Jadi, diperkirakan disitulah masuk si pelaku dan beraksi sekira pukul tiga pagi,” ujar Syahrin, saat ditemui oleh para kerabat di ruang rawat RSUD Sibuhuan.

Dia pun membenarkan, bahwa dirinya sempat berusaha menggagalkan aksi pelaku dengan melakukan perlawanan namun tidak berhasil. Sebab, pelaku memukul lehernya. Sayangnya, tambah Syahrin, ia tidak mampu mengenali wajah pelaku.

“Saat beraksi, pencuri mengenakan penutup wajah. Sehingga yang saya ingat, hanya postur tubuh pelaku,” ujar Syahrin, yang juga Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Palas ini.

Sekedar diketahui, Syahrin Siregar kini masih menjalani perawatan di RSUD Sibuhuan. Sedangkan, jenazah istrinya, Rita, rencananya akan dibawa ke Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai, untuk dikebumikan di TPU kediaman pihak keluarga istri.

Kasus dugaan pencurian dengan kekerasan ini sudah dalam penyelidikan pihak aparat kepolisian setempat. Dan, belum diketahui secara pasti mengenai kerugian materi yang dialami korban akibat peristiwa berdarah tersebut. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda