Penasehat KAHMI Sumut Gelar Silaturahmi, Syahrul Pasaribu: Persaudaraan Harus Tetap Dijaga

25
Jajaran Dewan Penasehat MW KAHMI Sumut menggelar pertemuan silaturahmi di Medan, Rabu, (2/9/2026).

MEDAN, BERITAANDA — Jajaran Dewan Penasehat Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sumatera Utara menggelar pertemuan silaturahmi di Medan, Rabu (2/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan organisasi serta peran KAHMI dalam mendukung HMI.

Pertemuan berlangsung di Ruang VIP Rumah Makan Bhinneka, Jalan Babura Lama, Medan. Agenda ini digelar setelah jajaran MW KAHMI Sumut, termasuk Dewan Penasehat, ditetapkan melalui Surat Keputusan Majelis Nasional KAHMI Nomor 84/SK/MN-KAHMI/VII/2026 tertanggal 15 Juli 2026.

Ketua Dewan Penasehat MW KAHMI Sumut, H. Syahrul M. Pasaribu mengatakan, pertemuan tersebut penting untuk memperkuat komunikasi sekaligus menjadi ruang bertukar pikiran di antara para penasehat.

“Pertemuan silaturahmi ini penting untuk berdiskusi sesama penasehat KAHMI sekaligus memperkuat kebersamaan dan komunikasi. Kita memiliki latar belakang yang sama sebagai alumni HMI,” ujar Syahrul.

Mantan Bupati Tapanuli Selatan dua periode itu mengatakan jajaran Dewan Penasehat diisi oleh alumni HMI yang memiliki pengalaman panjang diberbagai bidang. Diantaranya mantan Duta Besar Hasrul Azwar, mantan Direktur Utama PTPN Dahlan Harahap, mantan Sekretaris Daerah Sumatera Utara Nurdin Lubis, Rektor Universitas Sumatera Utara Muryanto Amin, anggota DPR RI Musa Rajekshah, serta Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin.

Menurut Syahrul, pengalaman tersebut menjadi modal bagi Dewan Penasehat untuk memberikan pemikiran, masukan, hingga dukungan kepada Presidium dan pengurus MW KAHMI Sumut yang baru dilantik pada 25 Juli 2026.

“Dewan Penasehat memiliki fungsi dan tanggung jawab memberikan pemikiran dan masukan, bahkan bantuan bagi Presidium dan pengurus MW KAHMI Sumut yang baru dilantik agar sukses menjalankan roda organisasi,” katanya.

Pertemuan itu juga dihadiri Koordinator Presidium MW KAHMI Sumut Rusdi Lubis, Presidium Prof. Hasyim Purba, Kolonel Sadikin Bintang dan Mansyur Pasaribu, serta Sekretaris Umum Zulkifli Ikhwan Harahap.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, sejumlah penasehat menyampaikan berbagai masukan terkait penguatan organisasi. Hasrul Azwar dan Nurdin Lubis, misalnya, mendorong kelanjutan rencana pembangunan kantor KAHMI Sumut.

Sementara itu, Nilam Sari dan Hamzah AR menyoroti pentingnya membantu organisasi menuntaskan administrasi aset HMI, termasuk kantor Badko HMI.

Masukan tersebut mendapat respons positif dari jajaran Presidium MW KAHMI Sumut. Rusdi Lubis mengatakan pembangunan kantor KAHMI telah menjadi perhatian Presidium dan akan dimatangkan dalam rapat kerja pengurus MW KAHMI yang berjumlah lebih dari 400 orang pada Oktober mendatang.

Ia berharap Dewan Penasehat terus memberikan dukungan dan pendampingan agar program yang telah disusun dapat direalisasikan dengan baik.

Dalam diskusi juga mengemuka gagasan untuk menjadikan KAHMI sebagai ‘Rumah Intelektual dan Moral’ serta ‘Rumah Perekat Alumni’. Lebih dari itu, KAHMI diharapkan menjadi ‘Garda Pendukung HMI’ dan ikut menjaga keberlangsungan HMI sebagai sumber mata air organisasi.

Pada akhir pertemuan, para penasehat menyepakati agar pertemuan Dewan Penasehat digelar sedikitnya sekali dalam tiga bulan. Mereka juga menetapkan Ansyari Tarigan dan Irman Oemar sebagai pelaksana sekretaris Dewan Penasehat.

Adapun pertemuan antara Dewan Penasehat dan Presidium MW KAHMI Sumut disepakati berlangsung sedikitnya sekali dalam enam bulan. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda