Penanganan Karhutla Diperkuat, Kapolres OKI Dampingi Kunjungan Kepala BNPB dan Menhut

11

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian pemerintah di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos MM bersama Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni mengunjungi OKI untuk melihat langsung kesiapan penanggulangan karhutla, Senin (31/8/2026).

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto SH SIK MH turut mendampingi kunjungan tersebut di Kantor Daops Manggala Agni Kabupaten OKI.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Bupati OKI Muchendi Mahzareki, Dandim OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono SH, serta sejumlah pejabat dari instansi terkait.

Dalam kunjungan tersebut, pembahasan difokuskan pada kesiapan personel dan peralatan, upaya pencegahan, deteksi dini, hingga langkah penanganan apabila ditemukan titik api.

Kolaborasi lintas instansi dinilai menjadi kunci untuk memastikan potensi kebakaran dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

Kapolres OKI mengatakan, kepolisian bersama TNI, pemerintah daerah, BNPB, Manggala Agni dan instansi terkait terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman karhutla.

“Karhutla tidak bisa ditangani sendiri. Semua unsur harus bergerak bersama, mulai dari pencegahan, deteksi dini hingga pemadaman. Keselamatan masyarakat dan personel tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Menurutnya, jajaran Polres OKI juga terus melakukan pemantauan di wilayah rawan karhutla serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti pada koordinasi, tetapi juga diikuti dengan kesiapsiagaan di lapangan. Langkah cepat dalam mencegah dan menangani titik api menjadi kunci untuk mencegah kebakaran meluas serta menekan dampak karhutla terhadap masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda