Pemukulan Gong Tandai Penutupan FBO2T di Sidimpuan

296

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Pemukulan gong yang dilakukan oleh Walikota Padangsidimpuan tandai penutupan Festival Budaya Oleh-oleh Tabagsel (FBO2T) di Alaman Bolak, Padangsidimpuan, Ahad (22/12/2019).

Digelar sejak Rabu (18/12/2019), penutupan even FBO2T ini turut dihadiri Dandim 0212/TS Letkol Inf. Akbar Novrijal Yusananto, Dan Yonif 123/Rajawali, mewakili Kapolres Sidimpuan, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia FBO2 Tabagsel Safran Edy H. Siregar dalam sambutannya menyampaikan ungkapan rasa terimakasih kepada seluruh sponsorship, umumnya semua pihak yang telah terlibat mewujudkan kesuksesan kegiatan ini.

“Sukses even ini terwujud berkat dukungan dari semua pihak, baik terlibat langsung ataupun tidak,” kata Safran sekaligus menyampaikan permohon maaf dari segenap panitia, bilamana gelaran FBO2T dirasa masih ada kekurangan.

Pihaknya, kata Safran, sangat terbuka terhadap saran maupun kritikan yang membangun demi penyelenggaraan even FBO2T di tahun-tahun mendatang agar lebih maksimal dan membawa manfaat luas bagi pertumbuhan ekonomi warga di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Ucapan terimakasih juga turut disampaikan Dewan pembina Yayasan FO2T Hamsir Siregar. Secara khusus, ucapan dimaksud dia tujukan kepada Walikota Padangsidimpuan, Bupati Tapsel, berikut sejumlah kepala daerah yang ada di wilayah Tabagsel.

“Terimakasih kami kepada lima kepada daerah se-Tabagsel. Terkhusus kepada Bapak Walikota yang selama kegiatan berlangsung senantiasa mendampingi dan memberi support, sehingga even ini terselenggara dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution disaat menutup acara didampingi oleh Wakil Walikota dan Pj. Sekda pun menyampaikan terimakasih atas kontribusi Yayasan FO2T bagi kemajuan daerah.

“Apresiasi kami atas keterlibatan Yayasan FBO2T yang telah turut mendorong dan tumbuh berkembangnya UMKM maupun IKM di wilayah Tabagsel melalui pelaksanaan FBO2T di Kota Padangsidimpuan,” ujar walikota.

Menurut dia, jika ada kekurangan dalam gerak pelaksanaan itu hal yang teramat wajar. Tetapi, sudah semestinya kekurangan itu dijadikan sebagai ajang perbaikan sekaligus pemacu semangat untuk berbuat lebih baik di masa yang akan datang.

Masih menurut walikota, adanya penambahan aspek budaya di even FO2T tahun ini, sekaligus memberi ruang dan kesempatan bagi generasi muda untuk lebih mengenal budaya daerahnya sendiri. Ke depan, agar semakin melestarikan.

“Terimakasih juga atas upaya OPD se-Pemkot Sidimpuan yang telah melakukan hal terbaik. Pun demikian kepada kepolisian serta TNI yang sudah berpartisipasi aktif, turut mensukseskan agenda tahunan yang telah memasuki kali ketiga digelar di Padangsidimpuan,” ujarnya.

Penampilan siswa SMA Negeri 1 Angkola Barat, Tapanuli Selatan, asuhan Peralihan, yang mempertontonkan aksi menabuh alat kesenian daerah, yakni Gordang Sambilan, dan ditambah pementasan tarian Tortor turut menambah kemeriahan penutupan even FBO2T. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda