Pemkab OKI dapat Tambahan Dana Insentif Daerah Rp14,905 Miliar

231

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendapat tambahan dana insentif daerah (DID) sebesar Rp14,905 miliar dari pemerintah pusat karena dinilai berkinerja baik dalam menangani penyebaran Covid-19.

Penetapan pemberian insentif ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 87/PMK.07/2020 tentang pengelolaan dana intensif daerah tambahan tahun 2020.

Dana insentif yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut diberikan dalam rangka pemulihan ekonomi berdasarkan indikator tertentu.

Kepala Dinas Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten OKI, Ir. Mun’im, MM mengatakan, Kabupaten OKI salah satu daerah yang mendapat tambahan DID di Indonesia. “Ya, kita dapat dana insentif sebesar Rp14,905 miliar. Ini berkat kerja keras semua pihak dalam menangani Covid-19 di OKI,” kata Mun’im, Selasa (21/7/2020).

Mun’im menjelaskan, komponen penilaian pemerintah pusat terhadap daerah dalam melakukan percepatan penanganan Covid 19 antara lain penyampaian laporan penyesuaian APBD tahun 2020, laporan kinerja bidang kesehatan, untuk pencegahan Covid-19 serta pelaksanaan jaring pengaman sosial/ekonomi bagi warga terdampak Covid-19.

“Pemberian DID tambahan ini bentuk apresisiasi pemerintah kepada 171 pemerintah daerah se-Indonesia,” ungkap Mun’im

Kriteria penilaian pemberian dana insentif daerah lainnya, lanjut Mun’im, diantaranya nilai epedemiologi dan inovasi daerah menghadapi tatanan new normal serta kemampuan daerah menekan kurva penyebaran Covid-19. “Nilai-nilai tersebut diakumulasi oleh Mendagri dalam bentuk besaran DID,” terang Mun’im.

Dana insentif tambahan ini, lanjut Mun’im lagi, digunakan untuk pemulihan ekonomi daerah seperti penguatan UMKM dan koperasi. “Peruntukannya sesuai juknis, kita gunakan untuk memulihkan perekonomian, terutama UMKM, koperasi, bantuan sosial hingga penanganan kesehatan,” pungkas Mun’im. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda