Rotasi di Tubuh Polda Sumsel, Sejumlah Kapolres Berganti Posisi

13

PALEMBANG, BERITAANDA – Estafet kepemimpinan di jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) kembali bergulir. Sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran resmi berganti dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Ruang Serba Guna Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Jumat (14/8/2026).

Sertijab yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut kemudian dilanjutkan dengan acara kenal pamit pejabat lama dan pejabat baru di Lantai 7 Gedung Presisi Polda Sumsel mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan dihadiri Kapolda Sumsel, Wakapolda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel Kombes. Pol. Feri Handoko Soenarso beserta istri, para PJU Polda Sumsel, Kapolres/Tabes jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang Polda Sumsel beserta pengurus, serta para Ketua Bhayangkari Cabang Polres jajaran.

Pergantian sejumlah jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas sekaligus kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Mutasi dan sertijab tersebut mengacu pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2012, Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1530/VII/KEP./2026 tanggal 30 Juli 2026, serta Surat Telegram Kapolda Sumsel Nomor ST/487/VII/KEP./2026.

Sejumlah perwira yang menjalani sertijab antara lain AKBP Ruri Prastowo. Sebelumnya menjabat Kapolres Musi Banyuasin, kini ia dipercaya menduduki posisi Kabagbinkar Ro SDM Polda Sumsel.

Posisi Kapolres Musi Banyuasin selanjutnya diemban AKBP Adik Listiyono yang sebelumnya menjabat Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Sementara itu, jabatan Kapolres OKU Timur kini dipercayakan kepada AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara.

Pergantian juga terjadi di Polres Lubuk Linggau. AKBP Adithia Bagus Arjunadi menyerahkan jabatan Kapolres Lubuk Linggau kepada AKBP Catur Erwin Setiawan.

Selain itu, Kompol Achmad Rakhmatullah Dwi Nugroho resmi dilantik sebagai Koorspripim Polda Sumsel.

Sebelum pelaksanaan sertijab dan acara kenal pamit, Kapolda Sumsel juga telah memberikan arahan kepada para pejabat yang menjalani pergantian jabatan dalam pertemuan di Lounge VIP Wisma Kemala pada malam sebelumnya.

Dalam acara kenal pamit, Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi, pengorbanan, serta perjuangan selama menjalankan amanah di wilayah hukum masing-masing.

Ia berharap seluruh pengabdian yang telah diberikan menjadi amal ibadah sekaligus memberikan manfaat bagi institusi Polri dan masyarakat.

Apresiasi serupa disampaikan kepada para istri dan pengurus Bhayangkari yang selama ini setia mendampingi para pejabat dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Kapolda Sumsel menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus meminta mereka segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tanggung jawab baru.

Kapolda menekankan agar tidak ada waktu yang terbuang untuk beradaptasi terlalu lama.

‘Tancap gas pol, rem blong’, menjadi salah satu pesan Kapolda Sumsel kepada para pejabat baru agar segera bekerja maksimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolda juga meminta para pejabat tidak segan belajar dari pengalaman para senior. Setiap tugas, kata dia, harus dipandang sebagai kesempatan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada institusi dan masyarakat.

Menurutnya, tidak ada kebanggaan yang lebih besar bagi seorang pimpinan selain mampu mengantarkan para perwira menjadi lebih sukses, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun kehidupan rumah tangga.

Kapolda menegaskan bahwa setiap proses yang dijalani akan menentukan hasil yang diperoleh. Karena itu, personel tidak boleh bekerja sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi harus menunjukkan usaha terbaik dan menghasilkan kinerja yang luar biasa.

“Jabatan Kapolres adalah kesempatan emas yang tidak akan terulang. Manfaatkan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pesan Kapolda.

Ia juga mengingatkan bahwa rekam jejak dan hasil kerja yang ditorehkan saat ini merupakan rapor masing-masing personel. Karena itu, setiap pejabat dituntut mampu menunjukkan kinerja nyata dan menghadirkan perubahan positif di wilayah tugasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda kembali menekankan pentingnya dukungan keluarga, khususnya peran istri atau Bhayangkari dalam mendampingi pelaksanaan tugas.

Menurutnya, kesempurnaan hanya milik Tuhan. Kekurangan seorang suami, baik dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari, diharapkan dapat dilengkapi melalui dukungan dan peran pendampingnya.

Momentum sertijab dan kenal pamit tersebut sekaligus menjadi penanda kesinambungan kepemimpinan di jajaran Polda Sumsel. Pejabat lama meninggalkan jejak pengabdian, sementara pejabat baru membawa tanggung jawab untuk melanjutkan sekaligus meningkatkan capaian yang telah dibangun.

Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan, pesan dan arahan Kapolda dalam momentum sertijab tersebut merupakan bentuk komitmen institusi untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Penekanan Bapak Kapolda terhadap kinerja yang optimal dan totalitas pengabdian menjadi landasan bagi para pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri, bekerja maksimal, serta menghadirkan kehadiran Polri yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda