Pemkab OKI Berencana Longgarkan Pengawasan Covid-19, Masjid Segera Dibuka Kembali

2385

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Sejalan dengan wacana ‘new normal’ yang disampaikan Pemerintah Republik Indonesia. Maka dari itu, Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Iskandar SE juga mengisyaratkan akan melonggarkan kondisi dalam menghadapi pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di wilayahnya.

“Pengalaman sekitar dua bulan ini cukup menjadi bekal untuk menjalani kehidupan ke depan. Untuk itu, awal Juni nanti kami berencana untuk menggelar rapat dalam rangka mengendorkan pengawasan terhadap pandemi ini,” kata Iskandar kepada wartawan usai melantik ratusan ASN di lingkungan Pemkab OKI di Kayuagung, Rabu (27/5/2020).

Selama ini kita dikatakan PSBB bukan, tapi kita sudah melakukan pengawasan yang sangat ketat, mulai dari belajar, bekerja, hingga ibadah di rumah, serta pemeriksaan yang ketat. Kata dia lagi, memang ini bukan PSBB, tapi kita lakukan pengawasan dengan super ketat.

“Dengan sedikit pelonggaran ini diharapkan masyarakat lebih santai dan tidak stres, sehingga bisa kembali produktif dan lebih mampu mengembangkan potensinya. Sebab, pengawasan yang ketat nanti justru akan menimbulkan stres dan dapat mengakibatkan masyarakat mengalami depresi,” kata bupati.

Meskipun demikian, dia berpesan tentunya masyarakat harus tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk menjaga agar tidak tertular virus corona. “Masjid dibuka kembali, masyarakat kembali beraktifitas, tapi tetap memperhatikan tiga hal untuk mencegah penularan, yaitu jaga jarak, jaga kebersihan, dan tetap jaga fisik atau imunitas dengan cukup mengkonsumsi makanan bergizi,” tegas dia.

“Saya pikir dua bulan cukup untuk kita mengenal corona, dan bagaimana protokol kesehatan. Tentunya kita tetap waspada dengan tidak ada rasa mencekam. Anggap diri kita terkena (Covid-19), dengan demikian tentu kita akan berusaha menjaga agar bisa sembuh dan menjaga agar tidak menularkan ke keluarga serta kerabat. Pastinya menjaga jarak, stamina, dan kesehatan,” jelas bupati.

“Masyarakat harus memahami bagaimana virus ini bisa menular dan pencegahannya. Untuk itu, saya berpesan kepada seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab OKI untuk bisa membantu menyampaikan tentang Covid-19 kepada masyarakat,” tambah dia.

Terkait bantuan sosial yang saat ini disalurkan oleh pemerintah, dijelaskan bupati, hal ini tentunya akan melihat kembali kondisi di lapangan. Karena pasca dilonggarkan ini tidak mungkin perekonomian tersebut langsung membaik.

“Terkait ini, tetap menunggu keputusan dari Kementerian yang berwenang dan presiden. Kalau saya pribadi selaku bupati tentunya tetap akan berusaha memberikan stimulan kepada masyarakat yang (ekonominya) terdampak,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda