Minim Titik Hotspot, Tim Karhutla Sekadau Tetap Siaga

365
Pengecekan peralatan pemadam Tim Karhutla Kabupaten Sekadau. (Polres Sekadau)

SEKADAU-KALBAR.BERITAANDA – Setelah dilaksanakan gelar operasi dan rapat koordinasi pelaksanaan masa siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sekadau. Personel gabungan dari TNI, Kepolisian, BPBD dan masyarakat yang dibentuk diterjunkan di 4 desa fokus siaga karhutla.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui sekretaris Edi Prasetyo S.Sos M.Si mengatakan, bahwa sampai saat ini titik hotspot di Kabupaten Sekadau pada bulan Januari sampai Juli kemarin di bawah angka 10.

“Sampai sekarang masih minim, tapi kita siaga, apalagi cuaca dalam beberapa hari terakhir terasa panas terik,” kata Edi saat dikonfirmasi BERITAANDA, Jumat (2/8/2019).

Edi mewanti – wanti tim karhutla yang telah bertugas di lapangan saat ini jika dalam kurun beberapa waktu kedepan tidak ada hujan dan cuaca panas terus dirasakan, akan rawan kebakaran hutan dan lahan.

“Kita tetap siaga, potensi meningkatnya hotspot tergantung cuaca,” ungkapnya.

BPBD lebih mengutamakan pencegahan terjadinya karhutla dengan cara sosialisasi kepada masyarakat, terutama di daerah rawan karhutla.

“BPBD Kabupaten Sekadau tahun ini memfokuskan 4 desa rawan karhutla, antara lain Desa Sui Ayak 1, Desa Entabuk Kecamatan Belitang Hilir dan Desa Sungai Kunyit serta Desa Landau Kodah Kecamatan Sekadau  Hilir. Keempat desa rawan potensi karhutla tersebut dikarenakan adanya lahan gambut dan ditempatkan personel gabungan masing – masing personel TNI, Kepolisian, BPBD dan masyarakat selama 4 bulan,” kata dia.

“Penempatan personel gabungan di 4 desa fokus rawan karhutla dalam rangka memberikan sosialisasi, pencegahan dan penanganan apabila terjadi kebakaran hutan atau lahan,” pungkas dia. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda