Lomba Inovasi Kebijakan Daerah Terapkan New Normal, Pemerintah Siapkan Dana Ratusan Miliar

103

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM mengikuti video conference tentang lomba inovasi daerah dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 dengan Menteri Dalam Negeri Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Ph.D, bertempat di ruang Balai Praja kantor bupati setempat, Jumat (29/5/2020).

Dalam video conference tersebut, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa upaya mengatasi penyebaran Covid-19 ini tidak akan bisa dalam waktu pendek. Masyarakat Indonesia hendaknya segera melakukan penyesuaian terhadap tatanan normal baru yang produktif, namun aman dari penyebaran Covid-19.

“Kita ingin masyarakat bisa segera beraktivitas dengan tatanan baru namun aman dari corona dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Semua daerah saya harap produktif tapi patuh pada protokol kesehatan yang ada. Saya mendorong agar daerah berlomba-lomba membuat inovasi kebijakan daerah untuk melaksanakan tatanan normal baru namun aman dari Covid-19, dan tetap melaksanakan protokol kesehatan,” jelas dia.

Lomba inovasi ini ada 4 kategori wilayah, yakni provinsi, kota, kabupaten zona hijau dan kabupaten zona merah.

“Kami menyiapkan hadiah berupa uang yang berasal dari dana insentif daerah (DID) dengan total sebesar Rp164 miliar. Juara satu mendapatkan dana Rp3 miliar, juara kedua mendapatkan dana Rp2 miliar dan juara ketiga mendapatkan dana Rp1 miliar. Masing-masing kategori wilayah kami bagi lagi menjadi 7 kategori lomba.”

“Silakan daerah berlomba-lomba membuat inovasi yang dibuktikan dengan video maksimal 2 menit. Aspek dan bobot penilaian seperti sesuai dengan protokol Covid-19 dengan bobot penilaian 40 persen, mudah dilaksanakan oleh masyarakat dan ditiru oleh daerah lain dengan bobot penilaian 30 persen, memiliki kebaruan dan kreativitas yang kuat dengan bobot penilaian 20 persen, serta ada unsur kerjasama dan kolaborasi dengan bobot penilaian 10 persen. Penilaian akan dilaksanakan 9-12 Juni 2020 dan pengumuman pemenang pada 15 Juni 2020,” terang Tito Karnavian.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sangat mendukung program Mendagri yang akan melaksanakan lomba inovasi kebijakan daerah dalam melaksanakan tatanan normal baru oleh daerah.

“Selain menyiapkan dana insentif daerah untuk hadiah pemenang, kami juga menyiapkan DID tambahan untuk mendukung pemerintah daerah mengatasi Covid-19 sebesar Rp5 triliun. Kami juga membuka kemungkinan memberikan pinjaman kepada daerah yang tidak memiliki dana tetapi memiliki program yang baik untuk memulihkan ekonomi nasional,” kata dia.

“DID kami arahkan untuk mengurangi penyebaran Covid-19, mendukung daerah yang masih zona hijau untuk tetap bertahan di zona hijau, dan yang masuk zona merah untuk berjuang menuju zona hijau. Kami mendorong daerah untuk berinovasi dalam penerapan new protokol supaya ekonomi dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” terang Sri Mulyani.

Sementara Wakil Bupati Sintang Askiman usai mengikuti video conference menjelaskan, akan ikut serta dalam lomba inovasi ini.

“Arahan pemerintah pusat untuk new normal ini harus kita ikuti. Saya berharap semua OPD bisa menyiapkan ide dan gagasan inovasi secepatnya. Selasa (2/6/2020) mendatang, kita akan lakukan rapat membahas lomba inovasi ini. Waktunya sangat singkat, sehingga kita perlu bergerak cepat. Saya juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar, mari kita semua membiasakan diri dengan new normal ini. Beraktivitas seperti biasa namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” terang Askiman.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang Kurniawan menyambut baik pelaksanaan lomba inovasi daerah dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19.

“Kami akan segera menyiapkan ide dan gagasan untuk mengikuti lomba ini. Secepatnya kami akan melakukan rapat membahas ini secara internal dulu. Selasa, akan kami presentasikan pada saat rapat nanti. Namun, persiapan akan kami terus matangkan, karena waktu pengambilan gambar dan edit video sangat singkat. 9 Juni 2020 sudah mulai penilaian hasil video yang hanya boleh paling lama berdurasi 2 menit,” terang Kurniawan. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda