Lantaran Tidak Diberi Uang Untuk Main Game, Edo Bersama Seorang Anak Kena Siram Air Keras

35

PALEMBANG, BERITAANDA – Pelaku berinisial F nekat melakukan penyiraman air keras ke korban Edo Kurniawan (20), dan mengenai seorang anak kecil laki-laki berinisial DK (11), lantaran tidak diberi uang Rp 5 ribu untuk bermain game slot.

Atas kejadian dialaminya tersebut kedua korban dibawa ke RS Bari Palembang.

Diketahui kejadian berawal di Lorong Seregam Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Kota Palembang, Selasa (2/3) sore.

Edo ditemui di RS Bari Palembang mengatakan, bermula saat ia sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian pelaku F yang berada disampingnya meminta deposit Rp 5 ribu kepada korban untuk bermain game slot. Namun korban mengatakan tidak ada uang. Lalu, pelaku dan korban sempat berkelahi.

“Tidak tahu dari mana air keras itu dibawanya, pelaku langsung menyiramkan air keras itu kepada saya hingga mengenai seorang anak kecil yang berada di dekat saya,” ujar Edo saat ditemui di RS Bari Palembang, Rabu (3/3).

Korban menjelaskan, pelaku seorang diri dan pada saat kejadian warga tidak ada yang berani menolong. “Setelah itu pelaku langsung melarikan diri,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, korban dengan diwakili keluarganya telah membuat laporan di Polsek Ilir Barat II Palembang.

Sementara itu paman DK saat ditemui di RS Bari Palembang mengatakan, awalnya keponakannya sedang bermain petak umpet di TKP bersama temannya. Namun saat terjadi perkelahian antara Edo dan F, keponakannya malah kena imbasnya tersiram air keras.

“Keponakan saya langsung dilarikan ke RS Bari Palembang untuk mendapatkan pengobatan,” ujar Agus.

Lanjutnya mengatakan, setelah kejadian itu pelaku tidak tahu kemana lagi dan langsung melarikan diri.

“Saya harap pelaku tertangkap agar dapat bertanggung jawab. Karena keponakan saya juga terkena siraman air keras itu hingga harus dilarikan ke RS,” tutupnya.

Akibat penyiraman air keras tersebut kedua korban mengalami luka di bagian wajah dan tangan. [Hanny]

Bagaimana Menurut Anda