Kembali, Pemkab Muara Enim Raih WTP 2018

177

MUARA ENIM, BERITAANDA – Kembali, Pemkab Muara Enim menerima enam (6) kali berturut-turut piagam Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2018, bertempat di kantor BPK Perwakilan Sumatera Selatan.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Plt Kepala Kantor BPK Perwakilan Sumsel Teguh Prasetyo SE MAB Ak CA kepada Bupati Muara Enim Ir. H. Ahmad Yani, MM didampingi Ketua DPRD Muara Enim Aries HB SE.

“Bagi Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Opini WTP kali ini merupakan yang keenam diperoleh secara berturut-turut sejak tahun anggaran 2013 yang lalu. Walaupun pada tahun 2013 yang Ialu, opini yang diperoleh adalah WTP DPP (Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Paragraf Penjelas), tapi tentu saja tetap dihitung sebagai Opini WTP,” ujar Bupati di Muara Enim, Ahad (26/5/2019).

Menurut Yani, pihaknya sangat berkeyakinan bahwa kesimpulan yang diberikan BPK yang tercermin dalam laporan hasil pemeriksaan merupakan pendapat professional yang dihasilkan dari pengujian bukti-bukti yang mendukung angka-angka dan pengungkapan dalam laporan keuangan.

Disamping itu, kata dia, berdasarkan standar pemeriksaan keuangan negara yang mengharuskan BPK mematuhi kode etik BPK, serta merencanakan dan melaksanakan pemeriksaan untuk memperoleh keyakinan yang memadai, apakah laporan keuangan tersebut bebas dari salah saji material. Sehingga dapat menyimpulkan bahwa bukti pemeriksaan yang telah diperoleh adalah cukup dan tepat, sebagai dasar untuk menyatakan opini BPK.

“Itu artinya adalah, bahwa laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2018 untuk haI-hal yang material telah memenuhi empat kriteria berikut, yakni penyajian laporan keuangan telah wajar, transparan, akuntabel dan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Pengelolaan Keuangan telah didukung dengan sistem pengendalian intern yang memadai. Adanya kecukupan pengungkapan (adequate disclosures) serta pelaksanaan kegiatan telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas dia.

Dikatakan Yani lagi, bahwa opini dengan predikat tertinggi ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pejabat dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, serta peran segenap pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim yang telah berkomitmen untuk selalu mengelola keuangan daerah bank dari unsur pendapatan daerah maupun dan penggunaan belanja daerah, berpegang teguh kepada peraturan yang berlaku.

“Hal ini juga berkat bimbingan dan saran/rekomendasi dan BPK, yang selaIu mengingatkan agar dalam pengelolaan keuangan daerah dan aset daerah, berpedoman kepada peraturan yang berIaku, sesuai rekomendasi yang disampaikan dalam laporan hasil pemeriksaan,” kata dua.

Atas semua kerja keras yang telah dilakukan dan masukan yang diberikan, lanjut bupati, kami mengucapkan banyak terima kasih. Disamping itu juga, tidak berlebihan, jika kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang telah memberikan bimbingan, asistensi dan penyediaan perangkat lunak (software) program aplikasi Simda Keuangan dan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang sampal saat ini masih digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim, sejak dari tahapan penganggaran, penatausahaan, pelaporan dan pertanggung jawaban.

“Serta perbantuan tenaga SDM BPKP sebagai Kepala BPKAD Kabupaten Muara Enim dan Inspektur Kabupaten Muara Enim. Sinergi yang telah dilakukan dari semua pihak tentu saja memberikan andil yang sangat besar dan signifikan terhadap perolehan Opini WTP tersebut,” tegas dia.

“Saya juga mengingatkan khusus kepada SPKD lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim, agar jangan cepat berpuas diri, tetapi tetap berkomitmen untuk melaksanakan seluruh kegiatan sesuai dengan peraturan yang berIaku, sehingga prestasi yang diperoleh saat ini dapat terus dipertahankan, kalau bisa Iebih ditingkatkan lagi di tahun-tahun mendatang,” pungkas Yani. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda