Kemarau Mengintai, Polsek Teluk Gelam Pantau 6 Hektare Kebun Jagung

1

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Polsek Teluk Gelam Polres OKI melaksanakan monitoring rutin tanaman jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional kuartal II tahun 2026.

Kegiatan pengecekan dilaksanakan pada Sabtu (12/9/2026) di kebun jagung seluas 6 hektare yang terletak di Desa Serapek, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten OKI. Lahan tersebut merupakan kebun binaan petani penerima bantuan KUR Jagung.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengatakan, saat dilakukan monitoring, tanaman jagung telah memasuki usia 83 hari setelah tanam (HST) dan telah dilakukan pemupukan.

“Namun, pertumbuhan tanaman jagung terpantau mengalami kekurangan air akibat musim kemarau. Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan terganggu dan tanaman menjadi kerdil. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan gagal panen dan merugikan petani jagung di wilayah hukum Polsek Teluk Gelam,” ujar AKBP Eko Rubiyanto, Ahad (13/9/2026).

Kapolres juga menyampaikan bahwa progres program ketahanan pangan di Desa Serapek, khususnya pada komoditas jagung, saat ini belum menunjukkan hasil yang positif.

“Diharapkan dengan perawatan yang konsisten dan pengawasan berkala dari Bhabinkamtibmas bersama penyuluh pertanian, hasil panen ke depan dapat maksimal dan mendukung ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Teluk Gelam,” lanjutnya.

Sementara itu di wilayah Kecamatan Mesuji Makmur, selain jagung, pihaknya juga mendorong pengembangan komoditas lain seperti nanas dan kacang panjang. Nanas memiliki daya tahan yang cukup lama setelah panen dan dapat diolah menjadi berbagai produk makanan.

“Kami berharap ke depan petani di Indonesia semakin semangat menanam komoditas strategis agar bisa menjadi leading sector pangan dunia,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda