Jadi Rival di Pilkades, Pasutri Ini Siap Bertarung

675
Ermiyati dan Tely ekarsa, pasutri yang mencalonkan diri menjadi Kades Desa Talang Balai Lama Ogan Ilir.

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Dalam pertarungan memperebutkan tampuk kekuasaan di sebuah pemerintahan seperti di desa, sangat jarang dijumpai bahkan nyaris tidak pernah terjadi dalam satu atap rumah ada pasangan suami istri (pasutri) yang ikut menjadi kontestan calon kepala desa (cakades).

Namun hal demikian ternyata terjadi di Desa Talang Balai Lama Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI). Pasutri tersebut adalah Telly Ekarsa (40) dan Ermiyati (38). Keduanya ikut serta mencalonkan diri sebagai calon kepala desa.

Dituturkan Ermiyati kepada awak media, seperti yang dilansir dari Kritissumsel.com, dirinya terpaksa akan menghadapi suaminya sendiri pada pilkades serantak 2019 nanti, karena hanya ia dan suaminya saja yang menjadi kontestan di desa itu.

Adapun alasan dirinya mendaftar, lanjut dia, agar pelaksanaan penyelenggaraan pilkades dapat berjalan sesuai prosedur. Sebab, diketahui calon kades tidak boleh lawan kotak kosong. Karena itulah ia berinisiatif maju sebagai kandidat.

“Meskipun kami pasutri, saya dan suami berjanji menjadi balon kades yang sportif dan profesional. Dan harapannya pilkades nanti dapat berjalan dengan aman serta kondusif. Selain itu, semoga masyarakat juga dapat menaruh kepercayaan kepada suami saya ataupun kepada saya sendiri,” ucapnya, Selasa (29/10/2019).

Sedangkan sang suami, Telly Ekarsa mengaku siap untuk menghadapi istrinya. Menurut pria berstatus calon kades petahana ini, jika ia tak terpilih lagi dirinya nanti siap untuk membantu kerja kades terpilih.

“Saat ini saya masih menjabat sebagai kades, tentunya saya optimis memenangkan kompetisi. Namun  jika istri saya yang terpilih, tentunya saya juga akan mendukung maksimal,” terangnya.

Sementara dikatakan Hendra selaku panitia pengawas pilkades 2019 Desa Talang Balai Lama, sebelumnya mereka sudah membuka pendaftaran kandidat balon kades, namun hanya pasutri ini saja yang mendaftarkan diri.

“Karena mekanisme dan syarat pasutri tersebut terpenuhi, maka tidak ada lagi seleksi tahap selanjutnya. Kemudian nanti pada perhelatan pilkades, untuk menstimulus atau meningkatkan warga memberikan hak pilihnya, kami akan mengadakan undian saat hari pencoblosan tersebut, dengan beragam hadiah menarik,” pungkas dia. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda