Inna Lillahi Wa Inna Ilayhi Raji’un, Ketua Karang Taruna Kota Padangsidimpuan Meninggal Dunia

1715
Ketua Karang Taruna Kota Padangsidimpuan, Ammar Ghozali Lubis, semasa hidupnya.

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Kabar duka datang dari keluarga besar Karang Taruna Sumatera. Fungsionaris terbaiknya yang juga menjabat Ketua Karang Taruna Kota Padangsidimpuan, Ammar Ghozali Lubis, meninggal dunia, Ahad (28/4/2019).

Kepergian almarhum untuk selamanya ini sungguh terbilang diluar dugaan banyak orang. Pasalnya, selain tak mempunyai riwayat penyakit, juga tak ada tanda-tanda yang menunjukkan hal itu akan terjadi. Tapi, ternyata Tuhan memiliki kehendak tersendiri.

Pantauan BERITAANDA di rumah duka, para pelayat tampak hilir mudik berdatangan mengucapkan turut berbelasungkawa diliputi rasa kehilangan atas meninggalnya pria yang semasa hidup dikenal sebagai sosok humoris dan periang tersebut.

Sementara, Dina Lestari Tarigan, istri almarhum tampak syok dan larut dalam kesedihan mendalam. Dina seolah tak menyangka, pria berusia 37 tahun pasangan hidupnya tersebut benar-benar telah menutup mata untuk selamanya.

Dia pun terlihat terus memeluk jenazah suami tercinta yang kini terbujur kaku di rumah hunian Dina dan suaminya beserta tiga orang buah hati hasil pernikahan mereka 11 tahun lampau, di Jalan SM Raja Gang Budiman, Kelurahan Wek V, Padangsidimpuan.

Hal yang menghenyakkan, almarhum di pagi harinya diceritakan sempat bercengkrama di salah satu warung di Siborang, tempat dimana ia biasa menjalankan rutinitas kesehariannya sebagai nakhoda Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kota Padangsidimpuan.

Pagi menjelang siang, sekira pukul 11.00 Wib, Ammar yang merupakan keturunan pendiri Yayasan Pendidikan Nahdatul Ulama (NU) Padangsidimpuan ini tiba-tiba merasakan sakit dibagian ulu hati dan pamit ke rekannya pulang ke rumah. Namun, sejurus kemudian tak sadarkan diri.

Menyaksikan kondisi kesehatan suami tercinta terganggu, praktis membuat Dina Lestari Tarigan panik bukan kepalang. Seketika itu Dina dibantu sanak saudara melarikannya ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan pertolongan.

Inna Lillahi Wa Inna Ilayhi Raji’un, Tuhan berkata lain. Nyawa Ammar tetap tak tertolong hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka dan rencananya akan dikebumikan keesokan harinya di TPU kelurahan setempat. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda