HUT RI Jelang Akhir Jabatan, Wabup OKI Pesan Untuk Jaga Kebersamaan

190

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (Wabup OKI) HM. Dja’far Shodiq memimpin upacara peringatan HUT RI ke-78  di halaman kantor Bupati OKI, Kamis (17/8/2023).

Pada upacara tersebut, Shodiq memberikan pesan-pesan di momen akhir masa jabatan mendampingi Bupati OKI H. Iskandar SE.

“Di momentum akhir masa jabatan kami bersama Bapak Bupati, kami berkomitmen menuntaskan apa yang sudah kita mulai. HUT RI juga jadi momentum bagi kita untuk menguatkan kebersamaan,” ungkap Wabup Sodiq.

Shodiq juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat OKI, para petani, nelayan, buruh pabrik, hingga aparatur sipil negara (ASN).

Shodiq mengatakan, mereka telah banyak bekerja keras mewujudkan impian para pejuang kemerdekaan. Shodiq berpesan supaya masyarakat dan seluruh perangkat daerah dapat senantiasa membangun tali kebersamaan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh bapak ibu semua, dan mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya yang sudah bersama-sama membangun Kabupaten OKI tercinta,” tambahnya.

Ia mengatakan, harapan masyarakat OKI pada HUT RI ke-78 sama seperti harapan Presiden RI Joko Widodo yang disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Rabu (16/8/2023) kemarin, yaitu terus melaju untuk Indonesia maju.

Kemudian, ia mengajak semua masyarakat OKI tetap menjaga kondusifitas jelang tahun politik 2024 agar terpilih pemimpin dan wakil rakyat yang amanah, supaya masyarakat lebih sejahtera dan pembangunan semakin berkembang.

Shodiq menyebut, peringatan HUT RI ke-78 tahun ini lebih semarak dan meriah dari tahun-tahun sebelumnya.

“Saya sempat mengecek di pelosok, semua antusias masyarakat merayakannya hingga ke bawah mereka, bersukacita dengan berbagai bentuk kegiatan yang dilakukan. Saya juga berterima kasih kepada seluruh petugas yang menyukseskan upacara peringatan HUT RI ini, mereka sudah berusaha keras hingga maksimal,” tutup dia.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan tali asih kepada para veteran dan mantan narapidana teroris (napiter), lalu ziarah makam pahlawan serta pemberian remisi kepada narapidana dan anak pidana di Lapas Kayuagung. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda