Harga Timah Murah, Pasar Manggar Sepi Pembeli

727

BELTIM-BABEL, BERITAANDA – Beberapa bulan terakhir ini, omset penjualan barang dagangan seperti handphone, amat terasa jauh menurun hingga mencapai level 50 persen.

Pemilik counter penjualan handphone berlokasi di jalan utama Kota Manggar Kabupaten Belitung Timur (Belitm) ini mengaku bahwa ia merasa kebingungan, dikarenakan omset penjualan yang jauh menurun.

“Bingung rasanya dengan omset kami yang jauh menurun hingga 50 persen,” ujar dia saat ditemui, Sabut (2/11/2019).

Kembali ia mengatakan, kemungkinan sepinya pembeli disebabkan harga biji timah yang terbilang murah, sehingga berdampak kepada penghasilan masyarakat yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangganya saja.

“Kabarnya sih sekarang harga timah murah, kemungkinan besar inilah penyebabnya. Karena ini pengalaman saya, seperti yang sudah-sudah. Jika harga timah turun, orang beli pulsa pun sepi, apalagi beli HP, jauh lebih sepi,” katanya.

Sementara di lain tempat, Kerek yang merupakan pedagang di Pasar Manggar juga mengeluh dengan situasi pasar yang sepi pembeli.

Kata dia menjelaskan, tidak sampai setengah hari Pasar Manggar sudah sepi pembeli.

“Pasar Manggar sekarang memang sepi pembeli. Jam 10 pagi pasar sudah sepi yang datang. Ya mau apalagi, akhirnya kita tutup dagangan, dari pada bengong melamun. Sepinya pasar biasanya dikarenakan harga timah murah,” ungkap Kerek.

Salah seorang pekerja tambang timah, Hardi menerangkan, bahwa sudah beberapa bulan ini harga timah memang turun. Ditambah lagi lokasi areal penambangan timah sudah semakin sulit.

“Ya, harga timah sekarang turun, murah, ditambah lagi lokasi (areal tambang -red) semakin menyempit, jadi susah sekarang mau nyari timah (menambang-red). Tidak tahu mau kerja apalagi sekarang, sedangkan kebutuhan hidup rumah tangga itu wajib ada setiap hari. Harga barang di Pasar Manggar mahal, beda dengan kabupaten lain,” ungkapnya menjelaskan. (Helmi)

Bagaimana Menurut Anda