Gagal Alihkan Perhatian, Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi

1005
Tersangka SH saat diamankan di Mapolres Padangsidimpuan.

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Polisi mengamankan seorang warga Jalan Abdul Azis Pane Gang Mandailing Kelurahan Losung Kecamatan P.Sidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan, lantaran diduga menguasai narkotika jenis sabu dan ganja tanpa hak.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya disampaikan Kasat Resnarkoba AKP Charles Jhonson Panjaitan mengatakan, pelaku berinisial SH (26) ditangkap disebuah warung kopi pada Kamis (9/5/2019).

Dari hasil penangkapan, aparat berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 3 bungkus plastik klip transparan diduga berisi sabu seberat 1,51 gram, serta 1 bungkus plastik berisi ganja seberat 400 gram. Berikut timbangan elektrik, 1 buah gunting, hekter beserta anaknya, satu buah tas sandang hitam, 2 unit handphone, 6 lembar kertas nasi warna coklat, 12 lembar plastik klip transparan kosong, dan 1 buah sendok terbuat dari pipet plastik.

“Kita menerima informasi masyarakat, bahwa di sebuah warkop tempat pelaku berdomisili diduga sering terjadi transaksi jual beli narkoba,” kata AKP Charles memaparkan awal mula terungkapnya aksi pelaku kepada BERITAANDA, Sabtu (11/5/2019).

Tindaklanjut informasi tersebut, polisi turun ke lokasi guna penyelidikan dan melihat keberadaan seorang pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan. Merasa cocok dengan ciri-ciri terduga pelaku, petugas lantas melakukan penangkapan.

“Saat proses penangkapan, SH sempat berteriak untuk mengalihkan perhatian warga dan rekan-rekannya. Namun, usahanya gagal dan tidak membuahkan hasil,” ujarnya seraya menjelaskan, karena warga sudah lebih awal tahu atas kedatangan polisi.

Hasil penggeledahan badan, didapati barang bukti narkotika dari genggaman tangan kanan pelaku. Pengembangan berlanjut ke salah satu kamar masih di warkop tersebut, kembali ditemukan barang bukti lainnya.

“Pengakuan sementara, tersangka memperoleh barang haram dimaksud dari seseorang yang kini masih dalam penyelidikan. Dan selanjutnya, pelaku berikut barang bukti dibawa ke kantor guna proses lebih lanjut,” tandas Kasat.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 111 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama seumur hidup, dan paling singkat lima tahun penjara. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda