Dana Miliaran Dikucurkan, Apa Fungsi 3 Posko Perbatasan Beltim?

219

BELTIM-BABEL, BERITAANDA – Gugus Tugas Covid-19 Belitung Timur (Beltim) bangun 3 posko perbatasan antara Kabupaten Belitung dan Beltim, hasil dari geseran dana sejumlah Rp2,2 miliar. Tujuannya untuk melakukan penjagaan dan pemeriksaan kepada setiap orang yang akan masuk ke wilayah Beltim, terutama pendatang yang baru tiba dari zona merah diluar Provinsi Bangka Belitung, Jumat (24/4/2020).

Pemeriksaan orang yang masuk ke wilayah Beltim memang tidak selalu setiap saat dilakukan, pemeriksaan hanya dilakukan ketika ada jadwal kedatangan dari bandara maupun jadwal kedatangan kapal laut saja.

Sayangnya, penjagaan posko tersebut tidak begitu efektif, masih banyak orang yang bisa masuk tanpa harus diperiksa dahulu oleh petugas yang sedang berjaga di posko perbatasan tersebut, padahal baru saja tiba melalui Bandar Udara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan Kabupaten Belitung.

Salah satu warga Belitung Timur yang tidak ingin disebutkan namanya mengakui, jika dirinya baru tiba dari zona merah diluar Provinsi Bangka Belitung. Ia mengaku jika tidak ada pemeriksaan ketika dirinya melewati posko perbatasan tersebut.

“Saya baru tiba beberapa hari yang lalu dari daerah lain (luar provinsi), tiba kesini melalui maskapai penerbangan. Saya melihat memang ada posko perbatasan, tetapi saya tidak diberhentikan maupun diperiksa. Saya terus saja lewat,” ungkapnya dengan memakai gelang warna orange dipergelangan tangan.

Hal ini tidak sesuai dengan pernyataan Koordinator Tim Penanganan Pintu Masuk Wilayah dan Pengendalian Massa, Zikril, yang menyatakan di setiap posko selalu melakukan pemeriksaan setiap ada jadwal kedatangan pesawat maupun kapal laut. Bahkan ia mengakui ada tim IT untuk mengecek orang yang akan masuk ke wilayah Beltim. (Helmi)

Bagaimana Menurut Anda