Bupati Tapsel Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Tribun MTQN ke-52

602

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu melakukan peletakan batu pertama pembangunan tribun MTQN, di Kelurahan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kamis (12/12/2019).

Tribun berikut lapangan tersebut nantinya akan dipergunakan untuk lokasi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-52 tingkat Kabupaten Tapsel tahun 2020, yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Februari mendatang.

Secara khusus, bupati menyampaikan terima kasih terhadap para pemilik tanah yang telah sukarela menghibahkan tanahnya untuk lokasi pembangunan. Setiap penyelenggaraan MTQN, kata Syahrul, dirinya selalu berupaya tinggalkan sebuah bangunan monumental supaya dapat dipergunakan masyarakat di semua bidang.

“Bangunan di atas tanah hibah ini merupakan yang kesepuluh, dimulai sejak saya menjabat bupati di tahun 2010. Deretan kecamatannya yaitu, di Marancar, Arse, Muara Batang Toru, Batang Toru, Batang Angkola, Angkola Timur, Sipirok, Sayurmatinggi, Angkola Barat. Terakhir disini, di Angkola Selatan,” urai Syahrul.

Lebih jauh bupati mengatakan, dari sejumlah lapangan yang dibangun sebelumnya, seratus persen didapatkan dari hibah masyarakat, atau dengan kata lain tanpa menyedot anggaran APBD. Kendati demikian, tetap ada pemberian ala kadarnya sebagai pengganti, yang sumber dananya diberi oleh pihak ketiga.

“Kita menerapkan persatuan, pemerintah harus bersatu dengan rakyat, bersatu dengan investor yang berinvestasi di daerah. Dan, itulah pola dan kekuatan kita dalam membangun daerah ini, sehingga Tapsel selalu mendapat pujian dari pemerintah pusat,” ungkap Syahrul.

Masih kata bupati, lahan yang dibangun kali ini adalah hibah dari 5 orang warga Kelurahan Simarpinggan. Mereka adalah Bahori Dalimunthe, Nurlian Siregar, Masdelima Tanjung, Sutan Rambe, Zubri Nasution dan Zuber Sipahutar. Total luas lapangan mencapai 1.300 M2 dan itu memenuhi standar nasional.

“Nantinya ukuran lahan tersebut akan dibuang 1 meter untuk space, setelah itu baru masuk lintasan atletik (sentel ban), dan setelah itu pula baru masuk parit keliling,” tutur Syahrul.

Untuk itu, imbuh Syahrul, kepada masyarakat Angkola Selatan yang apabila tanahnya terkena untuk kepentingan masyarakat, kiranya dapat diikhlaskan. Karena itu merupakan tabungan investasi di akhirat nanti, dan didoakan semoga pengerjaan bangunan ini berjalan dengan baik dan lancar agar penyelesaiannya tepat waktu.

Hadir saat peletakan batu pertama anggota DPRD Tapsel Dolly Putra P. Pasaribu, Kadis PUPR Chairul Rizal Lubis, Camat Angkola Selatan Dody Kurniawan, Ketua Harian Koni Tapsel Zunaidi, Bahori Dalimunthe (penghibah), Kabag Kesra Solahuddin Harahap, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, forkopimcam, toga, tomas, tokoh adat, berikut warga kecamatan setempat. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda