Buka Usaha Perkebunan Tanpa Izin, Polda Sumsel Tangkap Direktur PT CT

43

PALEMBANG, BERITAANDA – Anggota Subdit IV dan Subdit II Perbankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) tangkap Direktur PT CT berinisial MD, Senin (20/6).

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Drs. Toni Harmanto MH mengatakan, bahwa terungkapnya hal ini berkat kaloborasi antara anggota Ditreskrimsus dengan DJP Sumsel Babel, BPN Sumsel hingga Dinas Perkebunan Sumsel.

“Pelaku melalukan aksinya dengan mengganti akte kepengurusan. Jadi pelaku ini melakukan perambahan kebun, dengan fakta 4.300 hektare milik PT LPI mereka kuasai secara paksa,” ujarnya, Selasa (21/6).

Hal itu dilakukannya dengan cara melakukan pengelolaan lahan, penanaman dan penen TBS, menjual hasil pengelolaan tandan buah segar menjadi CPO serta melakukan transaksi keuangan berupa penempatan, transfer dana hasil TPA pada penyedia jasa keuangan, melakukan pembayaran utang dengan maksud menyembunyikan dan menyamarkan hasil kejahatan.

“Pelaku telah melakukan aksi ini belasan tahun, hingga anggota kita berhasil mengungkap kasus ini dengan bantuan DJP Sumsel Babel bersama BPN dan Dinas Perkembunan Sumsel,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol. M. Barly Ramadhani menegaskan, bahwa pelaku sudah ditetapkan tersangka setelah dilakukan pemeriksaan.

“Kita sudah menetapkan MD sebagai tersangka dan penahanan tadi malam (Senin -red). Terungkapnya hal ini karena adanya laporan masyarakat hingga PT LPI. Sehingga dilakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi berada di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur,” aku dia.

“Didapatkan hasil bahwa PT CT melakukan usaha perkebunan tanpa adanya izin. Kita telah melakukan pemeriksaan 33 saksi dan menetapkan tersangka dan langsung dilakukan penahanan semalam (Senin -red),” tambahnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda