BSB Cabang Kayuagung Ajak Para Pedagang Gunakan QRIS

472

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan terus mengenalkan dan mengajak para pelaku usaha atau pedagang (merchant) dalam wilayahnya, agar menggunakan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS).

QRIS adalah standar QR code pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk digunakan dalam memfasilitasi transaksi pembayaran di Indonesia, sehingga para pelaku usaha dapat meningkatkan efisiensi dan melayani pelanggan dengan lebih baik.

Costumer Servis BSB Cabang Kayuagung, Miftahul Fajry menjelaskan, saat ini sedikitnya ada 5 merchant yang merupakan nasabah BSB, terdaftar sebagai merchant QRIS, antara lain Toko Melda Bakery, Sinar Matahari, Audy Cell, Uni Meta dan Sahabat Snack.

“Manfaat QRIS bagi merchant memperoleh kepraktisan, karena hanya diperlakukan 1 QR code pembayaran dengan standar QRIS untuk dapat menerima pembayaran dari berbagai macam sumber dana atau instrument pembayaran yang berbeda,” kata dia, Jumat (10/7/2020) siang.

Dan untuk mendaftar QRIS, para merchant cukup datang ke kantor kita, prosesnya pun gratis. Kata dia lagi, sedangkan manfaat QRIS bagi pengguna dapat lebih fleksibilitas dalam memilih alternatif sumber dana atau instrumen pembayaran yang digunakan dalam melakukan pembayaran di merchant.

“Cukup 1 QR code yaitu QRIS, dapat digunakan untuk seluruh pembayaran. Sehingga aplikasi apapun yang digunakan oleh masyarakat tetap dapat digunakan untuk bertransaksi di merchant. Karenanya, kami dorong agar lebih banyak lagi merchant yang mau kerjasama menggunakan QRIS,” ujar dia.

Sebab, lanjut dia, QRIS merupakan salah satu metode pembayaran digital dengan jaringan lebih besar, lebih efisien dalam transaksi keuangan, sehingga merchant tidak perlu lagi sediakan uang tunai. Tak hanya itu, penggunaan QRIS juga menghindarkan dari risiko uang palsu.

“Terutama merchant UKM, manfaat diterima antara lain cepat, tidak memerlukan uang kembalian, serta uang penjualan langsung tersimpan di bank dan bisa dimonitor setiap saat. Resiko uang tunai hilang dicuri menurun, karena transaksi tercatat otomatis, sistematis, dan bisa dilihat histori transaksi,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda