Besi Tukang Bengkel Tewaskan Pemuda di Desa Marisi

451
Tersangka KP alias Kai (37) ditahan di Mapolsek Sipirok, Sabtu (20/7/2019).

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Rahmad Pasaribu (23), pemuda Dusun Hasobe Desa Marisi Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan (Tapsel) tewas bersimbah darah, Sabtu (20/7/2019). Tubuh bagian kepalanya terluka akibat hantaman benda tumpul.

Pelaku berinisial KP alias Kai (37), warga Desa Tolang Kecamatan Sipirok, Tapsel, menganiaya Rahmad lantaran merasa kesal. Tabung gas bengkel las tempat ia bekerja raib dari tempat semula. Ia pun menuding Rahmad adalah pencurinya.

Menurut kepolisian, Kai menganiaya Rahmad sekira pukul 10.00 Wib dengan cara memukulkan sebuah potongan besi padat sepanjang 50 centimeter. Pukulan itu membuat kepala korban pecah mengalami pendarahan hebat.

“Meski sempat dirawat paramedis RSUD Sipirok, korban tetap tak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,” kata Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib melalui Kasat Reskrim AKP Antonius Alexander P, Selasa (23/7/2019).

Penganiayaan ini, kata kasat, diketahui orang tua korban, Rosul Pasaribu (47) sekira pukul 15.00 Wib, lalu meneruskan ke aparat berwajib. Sejurus kemudian, polisi pun meluncur ke TKP dan sukses meringkus tersangka.

“Tersangka ditahan di Mapolsek Sipirok seraya menjalani pemeriksaan lanjutan. Atas perbuatannya, akan kita kenakan Pasal 351 Ayat 3 KUHPidana, dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun,” tandas Alexander. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda