Bersama BPPD, Dishub OKI Kroscek Sektor Sungai Guna Tingkatkan PAD

302
Dermaga Desa Nusakarta di Jalur 27 Kecamatan Air Sugihan OKI.

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Antonio Ramadhon menyebut, pihaknya tengah fokus melakukan percepatan penggalian pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor sungai. Namun hal ini, menurutnya, diperlukan kerjasama dan koordinasi antara lini sektor.

Maka, bersinergi dengan Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) OKI, pihaknya pun melakukan kroscek ke lapangan guna mengetahui langsung potensi apa saja yang dapat digali demi mengoptimalkan penerimaan PAD dari sektor tersebut. Seperti yang dilaksanakan di kawasan Air Sugihan, Kamis (18/6/2020).

Dengan menumpangi speedboat, Antonio Ramadhon dan Kepala BPPD OKI, Suhaimi, bersama jajaran masing-masing, menyusuri aliran sungai di kawasan tersebut dan mendapati beberapa potensi yang bisa digali, diantaranya dermaga serta kanal-kanal menuju area milik perusahaan yang berada di kawasan itu.

“Artinya dalam bentuk kerjasama, koordinasi untuk melakukan kroscek bersama dapat saling membantu untuk memaksimalkan PAD,” kata Antonio seraya menegaskan lagi, bahwa yang mereka lakukan merupakan salah satu inovasi percepatan penggalian PAD dari sektor sungai.

Di Jalur 27, tepatnya dermaga yang berada di Desa Nusakarta, akan segera dilaksanakan penarikan retribusi bagi speedboat maupun kapal yang bersandar di lokasi tersebut. Kata dia lagi, tadi sudah kita sampaikan kepada kades setempat melalui sekretarisnya agar mulai disosialisasikan.

Di Dermaga Desa Nusakarta, Kadishub OKI sampaikan penjelasan kepada sekdes setempat, Furqon.

Sementara itu, Kepala BPPD OKI Suhaimi mengatakan, dalam optimalisasi penerimaan PAD, hal ini bukan hanya jadi tanggung jawab kami (BPPD) semata, tetapi juga organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Terutama yang mengelola pajak dan retribusi daerah.

“Selain transparansi, dengan melibatkan kerjasama dapat bersinergi menyisir celah-celah potensi baru yang bisa dikenakan wajib pajak maupun retribusi pada sektor sungai yang sedang kita garap ini,” tandas Suhaimi seraya mengatakan, dengan kerjasama ini bisa saling mengkroscek sehingga bisa memaksimalkan penerimaan PAD. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda