Berkah Hari Jumat Dimanfaatkan Polisi Dermawan Ini Untuk Saling Berbagi

585

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Saat beraktifitas dengan menekuni profesi sebagai tukang becak, ojek maupun kuli panggul, para pria tangguh tersebut tampak sering asyik kongkow di depan Pasar Kayuagung, sembari menunggu jikalau ada orang ingin menggunakan jasa mereka.

Pada situasi tersebut, mungkin tak banyak senda gurau yang keluar dari mulut mereka, terlebih lagi bila kondisi sedang sepi. Hanya tatapan mata nanar kedepan mengawasi lalu lalang pengunjung pasar datang dan pulang silih berganti dilakukan, sambil sesekali menawarkan jasa mereka.

Namun di hari Jumat (6/12/2019) penuh berkah ini, datang seorang pria berperawakan tinggi besar menghampiri mereka. Dia adalah M. Soleh, warga Kelurahan Tanjung Rancing Kayuagung yang sekira pukul 11.05 Wib datang didampingi oleh seorang pria dengan mengenakan baju kaos lengan panjang, membagikan nasi bungkus kepada mereka.

Anehnya, ketika rekan disamping sedang menerima 1 bungkus nasi dari uluran tangan Soleh yang belakangan diketahui merupakan polisi berpangkat Bripka. Seakan tak berada disitu, seorang pria berumur tetap saja fokus menatap kedepan, dimana pengunjung pasar berlalu lalang.

“Dari siapa? Kapolsek ya. Terima Kasih,” ungkap Oop tanpa memperdulikan rekan disampingnya yang tampak fokus mencari penumpang, yaitu pengunjung pasar yang berniat menggunakan jasa transportasi becak yang ia kemudikan.

Tingkah sang bapak berumur tersebut, ternyata bukan maksud berlaku kurang sopan atau tak sadar kehadiran sang Bripka. Tetapi setelah ditelusuri, si bapak rupanya telah terbiasa menerima nasi bungkus yang diberikan, khususnya setiap hari Jumat seperti kali ini.

Begitupun Bripka M. Soleh, walaupun ia seorang polisi yang saat ini bertugas di Pospol Pasar Kayuagung, berada tepat di belakang tempat kongkow para tukang becak, ojek dan kuli panggul. Tetapi sejak bulan Mei lalu, tiap kali membagikan nasi bungkus tak pernah kenakan seragam.

Bagi dirinya, hari Jumat merupakan waktu yang tepat untuk berbagi dan berbaur antar sesama manusia, kendati bantuan ala kadar berupa nasi bungkus ia berikan atas perintah komandan. Layaknya sang komandan yang acapkali tak bersedia disebut, Soleh pun sembunyikan identitas sebagai polisi.

Dari siapa?. Pertanyaan ini yang kerapkali keluar dari mulut para tukang becak, ojek dan kuli panggul Pasar Kayuagung setiap menerima nasi bungkus. Lalu secara singkat, Bripka M. Soleh menjawab dari Kapolsek. Hal ini terus berlangsung sejak bulan Mei 2019, dimana 30 buah nasi bungkus dibagikan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda