Belum 2 Tahun Dibangun, Jalan Setapak di Kecamatan Pedamaran Ini Ambruk

358

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Jalan setapak layang yang dibangun dengan dana desa (DD) di Desa Pedamaran Satu Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ambruk. Padahal informasi didapat, jalan setapak ini dibangun belum genap dua tahun.

Warga setempat Pn menuturkan, jalan setapak yang ambruk Rabu (15/1/2020) sore ini dibangun menggunakan DD tahun anggaran 2018. Ia juga menyebut jalan tersebut ambruk tanpa diketahui sebabnya.

“Ini baru selesai dibangun sekitar satu tahun dua bulan lalu. Jarang dilalui sepeda motor, karena lebih sering dilalui pejalan kaki,” katanya, Kamis (16/1/2020).

Ia juga mempertanyakan kenapa jalan setapak layang dibangun di atas rawa yang arusnya tidak begitu deras dengan panjang sekitar 100 meter tersebut bisa ambruk.

“Itu kan baru (selesai) dibangun, jalan itu juga bukan dibangun di atas sungai yang arusnya deras,” ujarnya.

Ia menyebut, ambruknya jembatan tersebut memang tidak begitu mengganggu aktivitas masyarakat, karena memang masih ada jalan lain yang menghubungkan antara dua pemukiman warga setempat.

“Kalau aktivitas masih bisa dilakukan, tapi memang dengan adanya jalan ini perjalanan bisa lebih singkat. Lewat jalan lain agak jauh,” tuturnya.

Sementara itu, Feri selaku Tim Pelaksana Kegiatan Desa Pedamaran 1 menyatakan, penyebab ambruknya jembatan itu diduga akibat tingginya curah hujan beberapa hari belakangan ini, sehingga terjadi pergeseran tanah tempat pondasi ditanam. Pihaknya juga berjanji, akan segera melakukan perbaikan terhadap jembatan tersebut.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres OKI, AKP Agus Prihadinika mengaku akan segera melakukan pendalaman dalam kasus robohnya jembatan setapak layang yang telah menelan dana ratusan juta rupiah itu. “Terima kasih informasinya, akan segera kita dalami,” ujar Kasat Reskrim. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda