Musrenbang Kecamatan Pedamaran Timur, Moment Penyampaian Usulan Prioritas Pembangunan

468

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Sejak adanya dana desa (DD), program pembangunan di desa – desa yang ada di wilayah Kecamatan Pedamaran Timur bisa terakomodir. Namun tak seluruhnya, karena tak semua dapat diakomodir dengan memanfaatkan kucuran dana tersebut.

Oleh karena itu, acara musrenbang tingkat kecamatan yang digelar di aula rapat kantor camat setempat, Kamis (16/1/2020) pagi, menjadi moment para kades ataupun lainnya untuk sampaikan usulan prioritas pembangunan, sehingga diharapkan dapat terealisasi pada tahun 2021.

Adapun usulan yang disampaikan tersebut diantaranya, pembangunan siring dan conblok Puskesmas Pedamaran Timur, rehab rumah dinas camat, pengerasan jalan lingkar Desa SP 1 (Sumber Hidup), pengerasan jalan sekitar pemerintahan kecamatan setempat dan rehab jembatan.

“Kades Pancawarna usulkan pengerasan jalan penghubung Pancawarna – Tanjung Makmur sepanjang 5 kilometer, karena saat musim hujan tidak bisa dilalui mobil. Lalu minta agar jalan masuk desa di aspal atau di cor serta pembangunan siring,” kata Camat Pedamaran Timur, Ari Mulawarman.

Karena rawan begal dan pencurian, pihak Polsek Pedamaran Timur turut mengusulkan dibangun rumah singgah Bhabinkamtibmas. Lanjut dia, ini hari pertama, jadi baru itu usulan didapat. Sebab, kegiatan musrenbang tingkat kecamatan kita laksanakan selama dua hari.

Kepala Bappeda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Makruf CM, S.Ip.,MM melalui Kabid Sosbud, Ismail mengatakan, berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui program pembangunan untuk mewujudkan kondisi daerah lebih maju telah memberikan hasil positif dalam berbagai kehidupan masyarakat.

“Namun demikian, masih terdapat berbagai kendala yang harus segera diatasi. Seperti kondisi infrastruktur yang belum baik, contohnya jalan rusak, dan masih adanya masyarakat belum menikmati aliran listrik serta belum seluruh dapat akses air bersih,” tandas dia.

Disamping itu, masih dirasakan pelayanan kesehatan dan pendidikan belum maksimal serta penanggulangan kemiskinan. Kata dia lagi, dalam upaya mengatasi berbagai kondisi tersebut di atas, tidak mungkin dapat hanya dilakukan oleh Pemkab OKI. Tetapi harus melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pelaku pembangunan.

“Untuk meningkatkan sinergitas seluruh potensi pembangunan, maka diperlukan perencanaan pembangunan sebagai pedoman bagi seluruh pihak-pihak terkait, sehingga dapat berikan kontribusi dalam pembangunan daerah kurun waktu 1 tahun ke depan,” ujar dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, program yang dihasilkan dalam musrenbang kecamatan ini hendaknya merupakan program prioritas kebutuhan masyarakat yang nantinya akan disinkronkan serta diintegrasikan dengan program OPD dan pokok – pokok pikiran anggota DPRD Ogan Komering Ilir (OKI) di forum musrenbang RKPD kabupaten yang akan datang. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda