ASKI Sumsel Ajak PT Pelindo II Bangun Pabrik Kopi di Kota Palembang

15

PALEMBANG, BERITAANDA – Potensi hasil perkebunan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sangatlah besar, terutama kopi. Dimana beberapa kabupaten / kota penghasil kopi dengan luas lahan yang sangat besar ada di Sumsel. Jadi sangat disayangkan jika kita tidak memiliki pabrik sendiri di Sumsel.

Hal tersebut disampaikan Herlan Aspiudin selaku Ketua Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) Provinsi Sumsel sekaligus Staf Khusus Walikota Palembang bidang Pariwisata, Budaya, dan Industri Kreatif (IK) saat diwawancarai di Kopi Mamie Palembang, Selasa (26/1).

“Kami dari ASKI Sumsel mengajak PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Palembang untuk mencapai mimpi bersama demi mewujudkan Sumsel menjadi hapnya pariwisata (persiapan aktivitas, perjalanan wisatawan). Untuk mewujudkan itu, kita harus bisa mempunyai pabrik pengelolaan hasil perkebunan kopi sendiri,” ungkap Babe, sapaan akrabnya.

“Maka dari itu, kami mengajak PT Pelindo II untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengenai ide ini agar bisa terwujud,” tambah dia.

Babe menuturkan, mengenai komoditas keunggulan Sumsel salah satunya adalah kopi. Kopi Sumsel semuanya memiliki lahan 250 ribu hektare, yang merupakan pemasok terbesar di Indonesia. Antara lain di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Kabupaten Lahat, Kota Pagar Alam dan Kabupaten Empat Lawang. Kebanyakan kopi ini dibawa ke Provinsi Lampung.

“Kita tidak mempunyai pabrik sendiri, jadi tidak bisa menghasilkan kopi sendiri. Selama biji kopi dibawa keluar, setelah siap dikonsumsi, maka kembali lagi ke kota kita. Maka dari itu, kami mengajak PT Pelindo II untuk membangun pabrik kopi di Kota Palembang, supaya bisa mengelola sendiri. Karena itu ASKI Sumsel mau bekerjasama dengan PT Pelindo II. Kami meminta difasilitasi dari Pemkot Palembang, karena walikota mendukung ini,” tutur Babe.

Lanjut Babe, dari PT Pelindo II akan menyiapkan lahan seluas 135 hektare yang berada di daerah Sungai Lais, dimana nantinya di kawasan itu akan dibangun pabrik kopi.

“Lahan ini dinilai potensial untuk melakukan aktivitas ekspor, karena dekat dengan Pelabuhan Boom Baru. Dengan adanya pabrik tersebut, kita bisa menarik dari luar ke kota kita, untuk ongkos kirim lebih hemat serta akses lebih dekat. Pelabuhan kita sudah ada, jalan tol juga ada,” tutup Babe. [Hanny]

Bagaimana Menurut Anda