14 Jam Pencarian, Tubuh Bocah Hanyut di Sungai Aek Sibontar Ditemukan Tak Bernyawa

2294

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Pasca 14 jam sejak dinyatakan hilang akibat terseret arus Sungai Aek Sibontar, Padangsidimpuan, pencarian terhadap Andika Sutan Basa Piliang (12) penduduk Kelurahan Kayuombun Kecamatan P.Sidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan akhirnya membuahkan hasil.

Tubuh bocah malang ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh Satgas BPBD Kota Padangsidimpuan, terapung di aliran Sungai Batang Angkola (Sibulan-Bulan) Kelurahan Aek Tampang yang jaraknya berkisar 5 KM dari lokasi korban terseret arus sungai.

“Korban kami temukan dalam kondisi telungkup, tersangkut di sela bebatuan sungai,” ujar Ahmad Alri kepada BERITAANDA, Sabtu (4/5/2019), salah satu Satgas BPBD didampingi 3 rekan lainnya selaku tim yang berhasil menemukan jenazah Andika usai menyusuri aliran sungai.

Untuk kondisi tubuh korban, menurut Alri, masih dalam keadaan utuh. Hanya terdapat luka memar di bagian kening, pergelangan tangan serta perut korban. Dugaan sementara, luka memar ini disebabkan akibat benturan keras ke bebatuan sungai.

Usai diangkat dari badan sungai, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Padangsidimpuan guna keperluan visum memastikan penyebab kematiannya. Dan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara agama.

Seperti diketahui, Andika Piliang (12) dinyatakan hanyut pada Jumat (3/5/2019) sore, tepatnya pukul 17.30 Wib. Saat itu, korban bersama empat temannya tengah asyik mencari ikan di aliran Sungai Aek Sibontar, Kelurahan Wek III, Padangsidimpuan.

Naas bagi siswa kelas VI SD yang sengaja berkunjung ke rumah neneknya ini. Kuatnya terjangan arus Sungai Aek Sibontar yang tiba-tiba meluap menyeret tubuh bocah malang tersebut. Sedangkan empat temannya berhasil menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian ke warga. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda