120 Kades se-Sergai Resmi Dilantik

251

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melantik 120 kepala desa (kades) periode tahun 2019 – 2025, bertempat di halaman kantor bupati setempat, Selasa (31/12/2019).

Adapun para kades yang dilantik berasal dari 16 kecamatan se-Kabupaten Sergai, dengan rincian masing-masing Kecamatan Pantai Cermin sebanyak 7 orang, Kecamatan Perbaungan sebanyak 9 orang, Kecamatan Pegajahan sebanyak 5 orang, serta Kecamatan Teluk Mengkudu sebanyak 8 orang.

Selanjutnya Kecamatan Bandar Khalifah sebanyak 1 orang, Kecamatan Sei Rampah sebanyak 6 orang, Kecamatan Sei Bamban sebanyak 3 orang, Kecamatan Kotarih sebanyak 10 orang, Kecamatan Bintang Bayu sebanyak 15 orang, Kecamatan Dolok Merawan sebanyak 7 orang, Tebing Tinggi sebanyak 8 orang. Kemudian Kecamatan Tebing Syahbandar sebanyak 4 orang, Sipispis sebanyak 15 orang, Dolok Masihul sebanyak 10 orang, Serbajadi sebanyak 6 orang dan Tanjung Beringin sebanyak 6 orang.

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman mengatakan, pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat merupakan amanat dari peraturan perundang-undangan yang harus dilaksanakan dalam mewujudkan proses demokrasi di tingkat desa secara efektif dan efisien.

“Sebagai sebuah proses demokrasi politik di tingkat desa, pilkades harus dimaknai sebagai sebuah proses awal dalam rangka mewujudkan cita-cita pembangunan di desa, yaitu terwujudnya masyarakat desa yang sejahtera, maju, dan mandiri,” jelas bupati.

“Pada era globalisasi saat ini yang berubah begitu cepat, tentu berbeda dengan lima atau enam tahun yang lalu. Revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara berkomunikasi, tapi juga dalam cara mengelola pemerintahan. Selain itu, persaingan antar daerah dan desa juga semakin sengit untuk berebut teknologi, berebut pasar, dan memperebutkan talenta-talenta hebat yang digunakan untuk memajukan daerah dan desanya,” tembah dia.

Untuk menghadapi perubahan dan persaingan tersebut, kata bupati, harus kita sikapi dengan terobosan baru. Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kuncinya. Oleh karenanya, bupati mengajak para kades untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan.

“Tidak ada lagi pola pikir lama, tidak ada lagi kerja linier dan tidak ada lagi kerja rutinitas. Kita harus berubah, membangun nilai-nilai baru dalam bekerja dan cepat beradaptasi dengan perubahan. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi,” jelas dia.

Ia berharap kepada para kades yang baru dilantik, bisa bekerja dan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh serta penuh tanggung jawab sesuai dengan tupoksi.

“Kemudian, menempatkan BPD sebagai mitra dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan desa. Selanjutnya yang terkhir menciptakan kondusifitas lingkungan hidup masyarakat desa dengan merangkul seluruh elemen masyarakat,” pungkas bupati. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda