12 DPD Partai Berkarya di Sumsel Minta Islah Taufik Dicopot

636
Iklim Cahya dan rombongan DPD Partai Berkarya sampaikan mosi tidak percaya ke DPP Pusat.

PALEMBANG, BERITAANDA – Sebanyak 12 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya di Sumsel meminta kepada Ketua Umum DPP Partai Berkarya agar segera mengganti Ir. Islah Taufik dari jabatannya sebagai Ketua DPW Partai Berkarya Sumsel.

Menurut Ketua DPD Partai Berkarya Ogan Ilir (OI) Drs. H. Iklim Cahya didampingi Ketua DPD Palembang Herman, tuntutan tersebut disampaikan mereka melalui pernyataan mosi tidak percaya yang telah diserahkan kepada Hutomo Mandala Putra (Tomy Soeharto) selaku Ketua Umum DPP Partai Berkarya  di Jakarta, Rabu (18/12 /2019) malam.

“Selain kepada Tomy Soeharto, surat pernyataan mosi tidak percaya tersebut juga diserahkan kepada Sekjen Priyo Budi Santoso, serta Bendahara Umum DPP Partai Berkarya, Neneng A Tuty,” jelasnya.

Penyerahan pernyataan mosi tidak percaya tersebut, Iklim juga didampingi oleh beberapa Ketua DPD, antara lain Muhammad Ibrahim (Muratara), Novan (Empat Lawang), serta Samsul Bahri (OKU Timur).

Iklim Cahya menambahkan, ada 7 alasan yang melandasi mosi tidak percaya terhadap Islah Taufik tersebut, antara lain karena sikap Islah Taufik yang banyak sudah tidak mencerminkan sebagai seorang ketua (pemimpin).

“Seperti bersikap sewenang-wenang dengan main pecat terhadap Ketua DPD tanpa dasar yang kuat,  serta tidak sesuai dengan mekanisme yang diatur oleh AD/ART Partai Berkarya. Bahkan, Islah berani memanipulasi data dengan menyebut seolah-olah ada SK DPP Partai Berkarya yang telah mengganti kepengurusan DPD Partai Berkarya Kabupaten Ogan Ilir,” imbuhnya.

Kemudian, lanjutnya, Islah Taufik juga saat ini sedang dalam proses hukum di Polda Sumsel atas laporan penipuan terhadap mantan caleg Partai Berkarya Sumsel.

“Sebagai pimpinan partai, Islah Taufik juga gagal membawa Partai Berkarya meraih kursi di DPRD Sumsel. Dan juga gagal menjaga keutuhan dan kebersamaan dalam internal partai,” pungkas Iklim Cahya.

Adapun mosi tidak percaya tersebut ditandatangani 12 Ketua DPD Partai Berkarya se-Sumsel, yakni Herman (Palembang), Iklim Cahya (Ogan Ilir), Alikhan Ibrahim (OKU), dan Ashan (Lahat). Kemudian Idi Jangcik (Pagaralam), Muhammad Ibrahim (Muratara), Ujang Taher (Mura), Syaiful Effendi (Lubuk Linggau), Supandi (Prabumulih), Novan (Empat Lawang), Riyan Chandra Bakti (Pali) serta Samsul Bahri (OKU Timur).

Sementara, Neneng A Tuty yang mewakili DPP Partai Berkarya, terkejut adanya pernyataan mosi tidak percaya tersebut. Dia berjanji segera membahas masalah ini dengan Ketua Umum dan Sekjen DPP Partai Berkarya.

Sedangkan kepada Neneng, seperti diutarakan Novan (Ketua DPD Empat Lawang) dan Samsul Bahri (OKUT), bila tuntutan 12 DPD ini tidak ditindaklanjuti oleh DPP Partai Berkarya, maka akan mundur dan siap membubarkan Partai Berkarya di daerah masing-masing.

“Kami akan mundur, dan akan membubarkan Partai Berkarya di daerah masing – masing, bila tuntutan kami tersebut tidak ditindak lanjuti,” tukasnya keras. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda